PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TARIK BELAH DAN KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,3) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TARIK BELAH DAN KUAT TARIK LENTUR BETON MUTU TINGGI (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAS 0,3)


Pengarang

Muhammad Al Ghiefari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304001010088

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Beton dengan berkualitas baik sangat mendukung struktur bangunan teknik sipil,
karena pemakaian beton berkualitas baik dapat menghasilkan bangunan yang kuat
dan aman. Penggunaan bahan tambah ( admixture ) bertujuan untuk mempercepat
pengerasan beton sehingga mutu beton tetap terjaga. Suatu beton dapat
dikategorikan mutu tinggi ketika memiliki kuat tekan minimum 40 MPa – 80
MPa, dan dikategorikan sebagai mutu sangat tinggi ketika memiliki kuat tekan
sebesar 80 MPa – 120 MPa, sedangkan kuat tekan lebih besar dari f’c 120 MPa
dikategorikan sebagai beton bermutu ultra tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh penggunaan air es terhadap kuat tarik belah dan kuat lentur
beton mutu tinggi. Faktor air semen (FAS) yang digunakan adalah 0,30. Benda uji
yang digunakan adalah benda uji silinder yang berukuran 15 cm x 30 cm dan
benda uji balok berukuran 15 cm x 15 cm x 60 cm. Jumlah benda uji keseluruhan
adalah 12 buah benda uji, dimana 6 benda uji silinder yaitu 3 benda uji
menggunakan air normal, 3 benda uji menggunakan air es, dan 6 benda uji balok
yaitu 3 benda uji menggunakan air normal dan 3 benda uji menggunakan air es.
Benda uji yang telah dilakukan pengecoran diberi nama, tanggal pengecoran dan
tanggal akan dilakukan pengujian, kemudian benda uji dimasukkan ke dalam bak
perendaman air dilakukan perawatan 28 hari. Pengujian kuat tarik belah dan kuat
lentur beton dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pada pengujian kuat tarik belah beton dengan menggunakan air es suhu
13,8
o
C yaitu 5,491 MPa lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan air
normal suhu 29
o
C yaitu 5,37 MPa pada umur beton 28 hari, dan pada pengujian
kuat lentur beton menunjukan bahwa penggunaan air es suhu 13,8
C yaitu 5,993
MPa lebih rendah pada umur beton 28 hari dibandingkan dengan menggunakan
air normal suhu 29
o
o
C yaitu 6,348 MPa, Pada hubungan kuat tekan dengan kuat
tarik belah dan kuat tarik lentur diperoleh nilai koefisien (k) diatas nilai cakupan
yang dikemukakan Nilson dan Winter (1986 : 41 ) yaitu 0,5 – 0,67 dalam satuan
MPa.

Kata Kunci : air es, beton mutu tinggi, kuat tarik belah, kuat tarik lentur.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK