<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="39334">
 <titleInfo>
  <title>MODEL TIME-COST TRADE-OFF PADA PEKERJAAN KOLOM UTAMA DAN KOLOM PRAKTIS DI KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Isra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada pelaksanaan proyek konstruksi kadang kala kontraktor sering melakukan percepatan penyelesaian proyek. Salah satu alasan kontraktor mempercepat pelaksanaan proyek adalah karena adanya permintaan secara khusus dari pihak owner. Percepatan dilakukan dengan tetap memperhatikan faktor biaya sehingga dilakukan dengan biaya paling minimum. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan time-cost trade-off (TCTO) pada pekerjaan kolom utama dan kolom praktis serta mengetahui alasan yang sering dikemukakan owner apabila melakukan permintaan percepatan di Kabupaten Aceh Selatan. Model (TCTO) akan dikembangkan dari data penyebaran kuisioner kepada direktur, manajer, estimator proyek yang berdomisili di Kabupaten Aceh Selatan. Selain kuisioner, penelitian ini juga menggunakan data sekunder yaitu RAB yang diperoleh dari responden. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linear sederhana. Model TCTO yang dihasilkan untuk masing-masing pekerjaan adalah pekerjaan pengecoran kolom utama: C = 93.145.319,13 – 2.322.866,34d dengan crash duration (Dc) adalah 4 hari. Percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 6 hari (60% dari durasi normalnya). Pekerjaan pembesian kolom utama: C = 83.811.240,95 – 1.700.177,42d dengan crash duration (Dc) adalah 4 hari. Percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 6 hari (60% dari durasi normalnya). Pekerjaan bekisting kolom utama: C = 181.963.494,91 – 4.638.756,24d dengan crash duration (Dc) adalah 3 hari. Percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 7 hari (70% dari durasi normalnya). Pekerjaan pengecoran kolom praktis: C = 24.146.945,89 – 579.857,96d dengan crash duration (Dc) adalah 5 hari. Percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 5 hari (50% dari durasi normalnya). Pekerjaan pembesian kolom praktis: C = 47.043.949,22 – 964.275,75d dengan crash duration (Dc) adalah 6 hari. Percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 4 hari (40% dari durasi normalnya). Pekerjaan bekisting kolom praktis:  C = 7.975.804,49 – 183.457,97d dengan crash duration (Dc) adalah 6 hari. Percepatan maksimum yang dapat dilakukan adalah 4 hari (40% dari durasi normalnya). Dari 50 responden yang diteliti menunjukkan adanya tambahan biaya pelaksanaan akibat percepatan durasi. Alasan yang sering dikemukakan owner apabila melakukan permintaan percepatan adalah karena proyek akan segera dioperasionalkan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>39334</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-23 22:21:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-26 08:58:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>