<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3931">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PEMANFAATAN DANA BAITUL MAL ACEH DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI MASYARAKAT DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agya Dicky Oktriea</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Katakunci: Zakat, mustahiq, Baitul Mal&#13;
&#13;
Zakat merupakan salah satu sendi pokok ajaran Islam. Baitul Mal merupakan lembaga yang mengatur perbendaharaan negara yang menyimpan semua harta kekayaan negara yang menyangkut negara Islam, termasuk juga zakat. Di Aceh, pengelolaan zakat oleh Baitul Mal Aceh diatur oleh Undang-undang No. 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan dana zakat. Tujuan penyaluran dana Baitul Mal adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan dana Baitul Mal Aceh dalam pengembangan ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya: reduksi data, kategorisasi, sintesisasi dan analisis data akhir. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dana yang masuk ke Baitul Mal tidak mampu untuk mencukupi untuk pengembangan ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh. Selain itu, dana yang masuk ke Baitul Mal merupakan Pendapatan Hasil Daerah (PAD) sehingga seluruh dana tersebut harus disetor ke Kas Daerah (KASDA) yang mengakibatkan dana yang diperoleh mustahiq sanat sedikit. Dari hasil wawancara didapatkan terdapat banyak kendala dalam penyaluran zakat konsumtif dan zakat produktif. Dari berbagai hasil tersebut dapat disimpulkan pemanfaatan dana Baitul Mal Aceh belum maksimal dalam pengembangan ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh karena banyak mustahiq yang menunggak pembayaran modal usaha yang telah disalurkan.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3931</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-02-05 10:40:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-05-22 10:12:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>