Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MODEL KOMUNIKASI KELUARGA DAN PENGARUHNYA TERHADAP NIKAH MUDA DI GAYO LUES (STUDI KASUS KECAMATAN BLANG JERANGO KABUPATEN GAYO LUES)
Pengarang
Putra Angkasan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1210102010012
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) model komunikasi yang di
terapkan orang tua dalam keluarga masyarakat Kabupaten Gayo Lues, sehingga
cenderung terjadi nikah di usia muda, (2) faktor yang menyebabkan pernikahan pada
usia muda di Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi
keluarga. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitiannya deskriptif. Subjek penelitian ialah orangtua pasangan nikah muda, pelaku
nikah muda, pihak KUA, pimpinan agama dan tokoh masyarakat dengan objek
kajiannya model komunikasi keluarga terhadap nikah muda di Kecamatan Blang
Jerango Kabupaten Gayo Lues. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara, observasi dan dokumentas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa: (1) Model komunikasi keluarga yang mempengaruhi nikah usia muda di
Kecamatan Blang Jerango, Kabupaten Gayo Lues model komunikasi yang banyak
ditemukan adalah model ABX dan Stimulus-Respons, yakni komunikasi yang dilakukan
dengan tidak langsung tapi melalu interaksi 3 orang yaitu anak, ayah dan ibu, dan (2)
Pernikahan usia muda di Kecamatan Blang Jerango dipengaruhi oleh model komunikasi
dan pola asuh dalam keluarga juga dipengaruhi oleh beberapa faktor lain yaitu (a) faktor
ekonomi/kemiskinan dari pihak keluarga yang kurang mampu membiayai anggota
keluargannya sehingga dengan adanya pernikahan akan mengurangi beban keluarga, (b)
faktor diri sendiri dari pasangan yang dipengaruhi oleh media-media sosial, (c)
rendahnya tingkat pendidikan membuat orang tua yang hanya bersekolah hingga tamat
SD merasa senang jika anaknya sudah ada yang menyukai, dan orang tua tidak
mengetahui adanya akibat dari pernikahan muda ini, (d) pengaruh orang tua yang
menikahkan anaknya karena sudah biasa atau turun-temurun, (e) melanggengkan
hubungan agar status hubungan mereka ada kepastian, (f) tradisi kebiasaan menikahkan
anaknya pada usia muda, dan hal ini berlangsung terus menerus, sehingga anak-anak
yang ada pada keluarga tersebut secara otomatis akan mengikuti tradisi tersebut.
Kata Kunci: Model Komunikasi, Keluarga, Nikah Muda.
Tidak Tersedia Deskripsi
MOTIVASI MASYARAKAT LOKAL DALAM KONSERVASI LAHAN BUR PERUEREN DI KECAMATAN BLANG JERANGO KABUPATEN GAYO LUES (Khairul Anwar, 2025)
ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)
INVENTARISASI SPESIES IKAN DI KAWASAN SUNGAI PELONGOMAN KECAMATAN KUTAPANJANG KABUPATEN GAYO LUES (ZULAIKA, 2022)
PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA DAN MANAJEMEN BAKAT TERHADAP KINERJA PERAWAT YANG DI MEDIASI OLEH KEPUASAN KERJA PADA RSUD MUHAMMAD ALI KASIM KABUPATEN GAYO LUES (RAHMANI, 2025)
PROFIL HOME INDUSTRI GULA AREN DI KECAMATAN PINING KABUPATEN GAYO LUES (Mayani, 2023)