ANALISIS RESPON PETANI TERHADAP KEBIJAKAN PABRIK KELAPA SAWIT (PKS) DI KECAMATAN INDRA MAKMU KABUPATEN ACEH TIMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS RESPON PETANI TERHADAP KEBIJAKAN PABRIK KELAPA SAWIT (PKS) DI KECAMATAN INDRA MAKMU KABUPATEN ACEH TIMUR


Pengarang

Nova Maulida Anggriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305102010030

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas Crude Palm Oil (CPO), Pabrik Kelapa Sawit (PKS) memberikan kebijakan terkait kriteria mutu panen Tandan Buah Segar (TBS) yang menjadi syarat masuknya TBS kedalam pabrik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon petani terhadap kebijakan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi respon petani dan mengetahui tingkat pendapatan berdasarkan respon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan kuesioner dengan analisis kualitatif (deskriptif), skoring serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan respon petani kelapa sawit terhadap kebijakan pabrik kelapa sawit di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur berdasarkan penilaian 3 aspek yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik adalah positif. Aspek kognitif sebanyak 32 petani (59,3%), aspek Afektif sebanyak 36 petani (66,7%) dan aspek psikomotorik sebanyak 35 petani (64,8%). Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap respon petani adalah usia dan pendidikan dimana nilai p-value < nilai signifikansi yaitu untuk usia 0,019 < 0,05 dan untuk pendidikan 0,004 < 0.05 yaitu tolak H0 dan terima Ha. Sedangkan faktor pengalaman, luas lahan dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh nyata terhadap respon petani. Tingkat pendapatan petani respon positif lebih tinggi dibandingkan petani respon negatif. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan rata-rata pendapatan petani, yaitu Rp 478.303/ha untuk petani respon positif dan Rp 183.433/ha untuk petani respon negatif.
Kata kunci: Respon Petani, Kebijakan, Pendapatan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK