IDENTIFIKASI MASALAH YANG DIHADAPI SANTRI DAN KEBUTUHAN BK DI PONDOK PASANTREN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

IDENTIFIKASI MASALAH YANG DIHADAPI SANTRI DAN KEBUTUHAN BK DI PONDOK PASANTREN


Pengarang

Yulima Syuhada - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106104030062

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

¬ABSTRAK
YulimaSyuhada. 2017. Identifikasimasalah yang dihadapisantridankebutuhan BK di pondokpasantren.Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1)Drs. Said Nurdin, M.Si (2) Nurbaity, S.Pd, M.Ed

Kata kunci: Identifikasimasalahsantridankebutuhan BK
Penelitian ini berjudul “Identifikasi masalah yang dihadapi santri dan kebutuhan BK di pondok pasantren Baitussabri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi santri di Pasantren Baitussabri dan upaya pengentasan masalah yang telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods yaitu menggabungkan dua pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian di Pasantren Baitussabri dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang santri dan 1 orang ustadh. Teknik pengumpulan data menggunakan daftar cek masalah (DCM) dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah yang banyak dialami oleh santri adalah masalah agama dan moral berada pada kategori sangat bermasalah (63%), rekreasi hobi dan kegemaran berada pada kategori bermasalah (46%), masalah ekonomi berada pada kategori bermasalah (43%), masalah kesehatan berada pada kategori bermasalah (34%), kehidupan sosial keaktifan berorganisasi berada pada kategori bermasalah (29%), hubungan muda-mudi berada pada kategori bermasalah (29%), kebiasaan belajar berada pada kategori cukup bermasalah (23%), hubungan pribadi tidak ada masalah (ringan), penyesuaian terhadap sekolah tidak ada masalah, penyesuaian terhadap kurikulum juga tidak ada masalah. Upaya pengentasan masalah yang dihadapi santri biasanya dilakukan oleh ustadh di pasantren Baitussabri adalah dengan memanggil santri yang bermasalah untuk diberi nasehat dan peringatan, atau diberikan sanksi seperti gotong royong, memungut sampah dan membersihkan kamar mandi atau wc. Jika perilaku mereka tidak berubah dan masih melanggar peraturan pasantren akan dipanggil orang tua dan dikeluarkan dari pasantren.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK