<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="39073">
 <titleInfo>
  <title>PELUANG DAN TANTANGAN JURNALIS TERHADAP PENERAPAN JURNALISME INVESTIGASI DI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ariansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini berjudul Peluang dan Tantangan Jurnalis Terhadap Penerapan&#13;
Jurnalisme Investigasi di Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
pandangan jurnalis tentang peluang dan tantangan dalam penerapan jurnalisme&#13;
investigasi di Aceh. Hal ini dikarenakan peliputan dan pemberitaan terkait&#13;
investigasi di Aceh mulai menurun bahkan hampir hilang dari pemberitaan.&#13;
Padahal jurnalisme investigasi merupakan jurnalisme yang membongkar suatu&#13;
kejadian yang sengaja disembunyikan. Pendekatan yang digunakan dalam&#13;
penelitian ini adalah dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk&#13;
menjelaskan fenomena yang terjadi melalui pengumpulan data. Teknik&#13;
pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara yag bersifat semi&#13;
terstruktur. Subjek informan dalam penelitian mengambil teknik purposive&#13;
dengan menentukan subjek penelitian berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.&#13;
Adapun kriteria dalam penelitian ini adalah jurnalis yang pernah meliput berita&#13;
mengenai investigasi dan juga jurnalis-jurnalis yang tergabung dalam organisasi&#13;
pers yang diakui oleh dewan pers, seperti jurnalis Persatuan Wartawan Indonesia&#13;
(PWI) dan jurnalis Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Teori yang digunakan&#13;
dalam penelitian ini adalah teori Fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan&#13;
bahwa terdapat beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan dalam penerapan&#13;
investigasi, seperti banyaknya isu yang dapat diangkat. Contohnya&#13;
penyelewengan anggaran, penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh&#13;
pemerintah kemudian isu terkait ilegal loging. Apalagi kemudian ada lembaga-&#13;
lembaga yang ikut serta membantu jurnalis untuk melakukan investigasi. Namun&#13;
tantangan yang dihadapi juga cukup besar, salah satunya adalah pemahaman&#13;
jurnalis yang minim akan jurnalisme investigasi dan juga dukungan media&#13;
terhadap pemberitaan jurnalisme investigasi di Aceh tidak maksimal. Hal ini&#13;
dikarenakan kebanyakan media di Aceh adalah media cetak harian. Biaya yang&#13;
dibutuhkan dalam melakukan investigasi juga sangat besar. Resiko terbesar dari&#13;
liputan investigasi adalah kehilangan nyawa.&#13;
Kata Kunci: Peluang dan Tantangan, Jurnalisme Investigasi, Teori&#13;
Fenomenologi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>39073</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-21 08:42:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-21 08:55:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>