KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANGGOTA C-FOUR DALAM MEMOTIVASI DIRI ANAK PENDERITA KANKER DI ACEH (STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF PADA CHILDREN CANCER CARE COMMUNITY (C-FOUR) ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANGGOTA C-FOUR DALAM MEMOTIVASI DIRI ANAK PENDERITA KANKER DI ACEH (STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF PADA CHILDREN CANCER CARE COMMUNITY (C-FOUR) ACEH)


Pengarang

Khalis Surry - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310102010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini berjudul Komunikasi Interpersonal Anggota C-Four Dalam
Memotivasi Diri Anak Penderita Kanker di Aceh (Studi Kualitatif Deskriptif Pada
Children Cancer Care Community (C-Four) Aceh). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui komunikasi interpersonal anggota C-Four Aceh dalam memotivasi
diri anak penderita kanker di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara pada
empat informan dari anggota C-Four Aceh, serta melakukan observasi dan
dokumentasi. Fokus penelitian ini pada komunikasi interpersonal anggota C-Four
Aceh terhadap anak penderita kanker, dikaji dari lima indikator efektivitas
komunikasi interpersonal seperti, keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap
positif, dan kesetaraan. Teori yang digunakan ialah Teori Interaksional, yang
mana teori ini memandang hubungan interpersonal sebagai sebuah sistem, yang
terdiri dari komponen input, proses/pengolahan dan output. Teori ini
menunjukkan bagaimana anggota C-Four Aceh memiliki sebuah harapan,
keinginan agar anak penderita kanker itu bersemangat untuk sembuh, dan itu
disebut dengan input. Sebab itu, anggota C-Four Aceh melakukan interaksi
interpersonal, yang kemudian disebut dengan proses. Dengan cara menyampaikan
pesan pesan yang dapat menumbuhkan semangat serta motivasi diri anak
penderita kanker. Setelah itu, akan melahirkan sebuah output, yaitu bentuknya
seperti anak penderita kanker dapat termotivasi, semangat untuk sembuh dalam
menghadapi penyakitnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anggota CFour
Aceh
telah
melakukan
komunikasi
interpersonal
dalam
memotivasi
diri
anak

penderita

kanker di Aceh. Agar terciptanya hubungan interpersonal yang efektif,
anggota C-Four Aceh juga telah menerapkan dan memperhatikan lima komponen
efektivitas komunikasi interpersonal, seperti keterbukaan, empati, sikap
mendukung, sikap positif dan kesetaraan. Hal itu mereka lakukan dalam
kehidupan sehari-hari ketika sedang berkomunikasi interpersonal dengan anak
penderita kanker, meskipun mereka tidak memahami secara teori, dan juga tidak
memiliki pembekalan tentang komunikasi interpersonal terlebih dahulu.

Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Anak Kanker, Motivasi Anak Kanker,
Interaksional.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK