PERSEPSI AKADEMISI DAN ULAMA TERHADAPPERNYATAAN ISLAMOPHOBIA DALAM KAMPANYE DONALD TRUMP PADA PEMILIHAN PRESIDEN AMERIKA SERIKAT PERIODE 2017-2021 (STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI AKADEMISI DAN ULAMA TERHADAPPERNYATAAN ISLAMOPHOBIA DALAM KAMPANYE DONALD TRUMP PADA PEMILIHAN PRESIDEN AMERIKA SERIKAT PERIODE 2017-2021 (STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

SAHLAWATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310103010094

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

SAHLAWATI,2018. PERSEPSI AKADEMISI DAN ULAMA TERHADAPPERNYATAAN ISLAMOPHOBIA DALAM KAMPANYE DONALD TRUMP PADA PEMILIHAN PRESIDEN AMERIKA SERIKAT PERIODE 2017-2021 (STUDI KASUS KOTA BANDA ACEH). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala(Radhi Darmansyah, M.Sc)(xii,76), pp., bibl., app.Pernyataan kampanye Donald Trump, calon Presiden periode 2017-2021 di Amerika Serikat menyebabkan berbagai spekulasi muncul di kalangan akademisi dan ulama. Pernyataan kampanye tersebut ada dua, yaitu: pertama, selama periode yang tidak terbatas, orang yang beragama Islam dilarang memasuki Amerika Serikat baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, bahkan wisatawan sekalipun. Kedua, Islam merupkan sumber kekacauan dunia. Bahkan pernyataan lain yang juga merupakan penghinaan terhadap Islam yaitu diseluruh dunia, kaum Muslim benar-benar liar.Tujuan penulisan ini untuk mengetahui persepsi akademisi dan ulama terhadap pernyataan Islamophobia dalam kampanye Donald Trump di Banda Aceh serta langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh akademisi dan ulama supaya Islamophobia tidak meningkat setelah Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat periode 2017-2021. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi inimenggunakan metode kualitatif dan kantitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan pemberian angket yang didapatkan melalui penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi akademisi lebih melihat pernyataan tersebut merupakan bagian dari marketing politik dan ulama melihat halter sebut murni Islamophobia. Akademisi dan ulama dalam langkah selanjutnya yang dilakukan supaya Islamophobia tidak meningkat setelah Donald Trump terpilih yang harus dilakukan yaitu mengubah pola pikir orang Amerika Serikat melalui penulisan opini, pendidikan, pendekatan individu, kelompok, antar kelompok, dan sosial cultural. Pada akhirnya penulis menyarankan bahwa segala pernyataan kamppanye yang akan diterapkan oleh Donald Trump terhadap Islam tidak memiliki dampak yang besar khususnya pemeluk agama Islam di Amerika Serikat.

Kata kunci: Persepsi akademisi dan ulama, Donald Trump, Pemilihan Presiden, Amerika Serikat, Islamophobia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK