<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="38994">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN RANGKAIAN PENGASUTAN SOFT STARTING PADA MOTOR INDUKSI 3 FASA BERBASIS ARDUINO NANO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agus Saputra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Motor induksi dewasa ini  semakin banyak digunakan mulai dari aplikasi di rumah tangga ataupun di dunia industri. Hal ini disebabkan karena motor induksi memiliki berbagai keunggulan, diantaranya dari segi harga yang ekonomis serta konstruksinya yang sederhana. Motor induksi memiliki arus awal (Start) yang besar sekitar 5 hingga 7 kali dari arus nominal beban penuh ketika dihidupkan secara langsung. Untuk mengatasi permasalahan arus awal yang besar tersebut pada penelitian ini akan dirancang rangkaian pengasutan soft starting motor induksi 3 fasa.  Rangkaian soft starting ini merupakan suatu metode pengasutan dengan cara mengatur nilai tegangan yang masuk pada motor induksi dengan memanfaatkan komponen elektronika daya yaitu thyristor, dengan peyalaannya dikontrol oleh mikrokontroller Arduino Nano. Hasil dari perancangan rangkaian soft starting ini sudah mampu menurunkan arus starting dari metode DOL yaitu sebesar 1.45 A saat motor tanpa beban dan 2.64 A saat motor berbeban menjadi 0.77 A saat tanpa beban dan 1.75 saat berbeban.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>38994</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-19 17:03:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-20 10:12:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>