DENSITAS BAKTERI DAN COLIFORM FEKAL DI PERAIRAN KRUENG BARO KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

DENSITAS BAKTERI DAN COLIFORM FEKAL DI PERAIRAN KRUENG BARO KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Sri Yulianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106103010076

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Yulianti, Sri. 2018. Densitas Bakteri dan Coliform Fekal di Perairan Krueng Baro Kabupaten Pidie. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1) Dr. Mudatsir, M.Kes (2) Iswadi, S. Pd., M.Si.

Kata Kunci: Densitas Bakteri, Most Probable Number (MPN), Total plate Count (TPC).

Penelitian tentang Densitas Bakteri dan Coliform Fekal di Perairan Krueng Baro Kabupaten Pidie telah dilakukan dari Bulan Juli-Agustus 2016. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui densitas bakteri dan kelayakan Krueng Baro sebagai sumber air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan perhitungan Most Probable Number (MPN) dan Total Plate Count (TPC). Sampel dalam penelitian ini adalah air Sungai Krueng Baro Kabupaten Pidie yaitu yang berada di 3 stasiun yaitu Lhok Keutapang (stasiun 1), Kulu (stasiun 2), dan Raya Sanggeue (stasiun 3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji Total Plate Count (TPC), densitas bakteri tertinggi terdapat pada sampel Stasiun 3 (Raya Sanggeue) pada titik III yaitu sebanyak 237,4x105 CFU/mL dan densitas yang terendah terdapat pada sampel Stasiun 1 (Lhok Keutapang) pada titik II yaitu 54.4x105 CFU/mL. Selanjutnya berdasarkan uji Most Probable Number (MPN) ketiga lokasi menunjukkan semua sampel Coliform positif. Sehingga dengan demikian air Krueng Baro tidak layak digunakan untuk keperluan sehari-hari. Jika ditinjau dari ketentuan yang tertuju dalam Permenkes No. 416 Tahun 1990.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK