PENERAPAN GENERALIZED ADDITIVE MODELS DALAM ANALISA PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI DI INDONESIA MENGGUNAKAN SMOOTHING SPLINE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN GENERALIZED ADDITIVE MODELS DALAM ANALISA PENGARUH PERUBAHAN IKLIM TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI DI INDONESIA MENGGUNAKAN SMOOTHING SPLINE


Pengarang

Isra Safriana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1308108010006

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Model aditif merupakan salah satu bentuk pendekatan regresi nonparametrik, untuk menangani data yang berdistribusi normal namun fungsi yang dimiliki tidak harus linier. Model aditif kemudian dikembangkan menjadi model aditif tergeneralisasi (Generalized Additive Models atau GAM), untuk menangani kondisi data yang variabel responnya tidak harus berdistribusi normal dan hubungan dengan variabel prediktor juga tidak harus linier. Pencocokan model regresi GAM menggunakan metode penghalusan berupa penghalus spline. Penerapan GAM dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perubahan iklim terhadap produktivitas padi, karena perubahan iklim maupun produktivitas padi merupakan pola data yang relatif sensitif dan menunjukkan pola naik/turun yang tajam. Tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui pengaruh fitur iklim terhadap produktivitas padi di Indonesia melalui model- model GAM tanpa knot, GAM dengan knot dan GAM dengan spline. Melalui penerapan basis spline kubik dalam model GAM smoothing spline diketahui bahwa fitur iklim jumlah hari hujan dan kelembaban udara, secara parsial menunjukkan pengaruh signifikan terhadap produktivitas padi di Indonesia (studi kasus: tahun 2013-2015). Berdasarkan nilai AIC yang diperoleh, GAM dengan spline sebagai model terbaik dengan nilai AIC 398,808 dibandingkan model GAM tanpa knot dan GAM dengan knot yang memiliki nilai AIC masing-masing 399,477 dan 404,879.

Kata kunci: Spline, knot, produktivitas padi, model aditif, fitur iklim, GAM

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK