Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS VARIASI TINGKAT KEPEDASAN CABAI MELALUI IRRADIASI BENIH CABAI DENGAN NEUTRON
Pengarang
Eka Priani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1308102010016
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Analisis Variasi Tingkat Kepedasan Cabai Melalui Irradiasi Benih Cabai dengan Neutron. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh irradiasi pada tanaman cabai dengan melihat perubahan tingkat kepedasan menggunakan metode radioisotop berupa neutron yang merupakan bagian dari penerapan fisika inti. Radiasi ini diberikan pada benih cabai dengan variasi waktu yang dimulai dari 0, 10, 20, 30, 40, 60, 90, 120, 240, 360, 480 menit dan banyaknya benih yang diiradiasi yaitu 20 benih tiap waktunya. Perlakuan radiasi ini diamati mulai dari perkecambahan benih, pertumbuhan dan perkembangan buah dan yang paling penting yaitu mempelajari tingkat kepedasan cabai dengan membandingkan setiap waktu irradiasi yang diberikan, kemudian dapat mengaplikasikan ilmu fisika dalam masalah radiasi pada dunia pertanian. Untuk melihat tingkat kepedasan cabainya, dilakukan metode uji scoville dengan jumlah perasa sebanyak 7 orang. cara yang dilakukan untuk menguji rasanya yaitu dengan melarutkan 10 gr cabai yang digiling dengan menambahkan 10 ml air kemudian dirasakan oleh responden, untuk 10 ml air ini memiliki konsentrasi kepedasan sebesar 0,1% dengan tingkat kepedasan sebesar 100 SHU, hal tersebut akan terus dilakukan sampai rasa pedasnya benar-benar hilang. Hasil yang didapatkan secara fisik yaitu batang, daun, dan tangkai buah yang lebih besar dengan adanya perlakuan irradiasi neutron terhadap benih jika dibandingkan dengan cabai kontrol. Cabai yang memiliki rasa paling pedas terdapat pada waktu irradiasi 60 menit untuk cabai merah dan 40 menit untuk cabai rawit.
Kata Kunci : radiasi, cabai, tingkat kepedasan
ABSTRACT
The analysis of chilli heat variation level due to neutron irradiation on seeds . This study was conducted to analyze the effect of irradiation in chilli pepper by looking at the changes in the heat level using radioisotope methods in the form of neutrons that are part of the application of nuclear physics. Spiciness level was done by using scoville test method with 7 respndents. The test was done by disolving 10 grams of milled chilli with 10 ml of water then perceived by respondents, to 10 ml water has 0,1 % of spicinness concertation with the level of spiciness is 100 SHU, and continued until the spicy taste is complete gone. The result that physically observed from irradiated chilli plants were bigger stems, leaves and stalks compared with controls plants. Red chilli that has most spicy flavor are the ones which irradiated for 60 minutes and 40 minutes for small chilli.
Keyword : Radiation, chilli, the level of spiciness
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH IRADIASI RADIOAKTIF (RADIUM-226) TERHADAP TINGKAT KEPEDASAN CABAI (NURUL MAFAZI, 2018)
PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) (Kasmiadi, 2024)
PERLAKUAN BENIH DENGAN EKSTRAK BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TEN.) STEENIS) UNTUK MENEKAN KEJADIAN PENYAKIT REBAH KECAMBAH PADA DUA VARIETAS BENIH CABAI TERINFEKSI (COLLECTOTRICHUM GLOEOSPORIOIDES) (Cut Melly Trisnawati, 2022)
KERAGAAN KARAKTER KUANTITATIF PADA BEBERAPA GENOTIPE CABAI HIAS ( CAPSICUM ANNUUM L.) GENERASI F2 (SYIFA ANDRIA PUTERI, 2024)
PREDIKSI KANDUNGAN CAPSAICIN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI VISIBLE NEAR INFRARED SPECTROSCOPY (VIS-NIRS) (INTAN NURIDAR VIDYANTI, 2025)