PENGARUH PEMBERIAN SIMVASTATIN TERHADAP PENYEMBUHAN FRAKTUR FEMUR TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR DISLIPIDEMIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PEMBERIAN SIMVASTATIN TERHADAP PENYEMBUHAN FRAKTUR FEMUR TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR DISLIPIDEMIA


Pengarang

dr. AA ahmad Dimyati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207601010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707

Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Unsyiah., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.15

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang: Fraktur femur adalah penyebab morbiditas terkait trauma. Proses penyembuhan fraktur femur dipengaruhi oleh beberapa faktor salah adanya stress oksidatif oleh dislipidemia. Simvastatin adalah obat anti kolesterol yang memiliki banyak manfaat dengan mempercepat proses osteoblas dan pembentukan kalus tulang.

Tujuan : mengetahui pengaruh pemberian simvastatin terhadap percepatan penyembuhan fraktur femur tikus Strain Wistar (Rattus Novergicus) dyslipidemia dengan menilai profil osteoblas dan aktivitas kallus.

Bahan dan Metode : penelitian eksperimental menggunakan rancangan The post-test only control group design secara laboratorium menggunakan hewan coba Tikus Rattus Winstar jantan dengan berat badan 180-200 gram. Tikus diberi diet tinggi lemak pada 4 kelompok perlakuan untuk meningkatkan kadar LDL >27mg/dl dan kemudian dilakukan frakturasi femur serta satu kelompok kontrol negatif dengan frakturasi femur tanpa dislipidemia. Kelompok hewan diberikan beberapa dosis simvastatin 0,18mg/hari, 0,32mg/hari dan 0,54mg/hari, sementara kelompok kontrol negatif dan positif hanya diberikan plasebo. Analisa data mengguakan uji ANOVA dan Duncant.

Hasil :Terdapat 25 tikus menjadi subjek penelitian. Rerata sel osteoblas kelompok kontrol negatif (KN) adalah 188,80 ± 24,56, dan mengalami penurunan menjadi 96,80 ± 21,43 dan pemberian simvastatin dosis 0,18, 0,36 dan 0,54 mg/ekor/hr secara berturut-turut menjadi 129,60± 17,57; 176,80 ± 17,53 dan 181,60 ± 33,54. Aktivitas kalus kontrol negatif (KN) adalah 3,4 ± 0,89, dan mengalami penurunan menjadi 1,60 ± 0,55 pada kelompok control positif, serta berturut-turut menjadi 2,20 ± 0,84; 3,00 ±1,00 dan 3,60 ± 0,55 pada pemberian dosis simvastatin. Uji beda pengaruh simvastatin terhadap osteoblast dan kalus menunjukkan perbedaan signifikan (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK