KORELASI ANTARA ROTTERDAM CT SCORE DAN GLASGOW COMA SCALE TERHADAP MORTALITAS CEDERA OTAK TRAUMATIK PASCA OPERASI DI RSUZA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KORELASI ANTARA ROTTERDAM CT SCORE DAN GLASGOW COMA SCALE TERHADAP MORTALITAS CEDERA OTAK TRAUMATIK PASCA OPERASI DI RSUZA BANDA ACEH


Pengarang

dr.Khalikul Razi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207601010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707

Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Unsyiah., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.481

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Latar belakang: Cedera otak traumatik (COT) adalah penyebab kematian terbanyak diantara semua jenis kematian yang berkaitan dengan trauma dan merupakan masalah kesehatan dan sosioekonomi yang utama dalam masyarakat. Di Amerika Serikat, kejadian cedera otak traumatik keseluruhan diperkirakan mencapai 538 dari 100.000 orang yang mewakili setidaknya 1,7 juta kasus baru setiap tahunnya sejak tahun 2003. Di Indonesia, Cedera Otak menempati peringkat pertama pada urutan cedera yang dialami oleh korban kecelakaan lalu lintas yaitu sebesar 33.2%. Riskesdas Provinsi Aceh Tahun 2007 melaporkan persentase Cedera Otak sebesar 17.9%. Sampai saat ini belum penelitian tentang korelasi antara Rotterdam CT score dan Glasgow Coma Scale terhadap mortalitas cedera otak traumatik pasca operasi.

Tujuan : Mengetahui korelasi antara Rotterdam CT Score dan Glasgow Coma Scale terhadap mortalitas pada cedera otak traumatik pasca operasi di RSUZA Banda Aceh

Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang dengan pengambilan data primer Maret – Agustus 2017 yang akan dilaporkan untuk melihat Korelasi Antara Rotterdam CT Score (RCT) Dan Glasgow Coma Scale (GCS) Terhadap Mortalitas Cedera Otak Traumatik Pasca Operasi di RSUZA Banda Aceh dengan uji Spearman.

Hasil : Didapatkan 90 pasien cedera otak traumatik, yaitu 68 laki-laki (75,6%) dan 22 perempuan (24,4%). Korelasi antara Rotterdam CT Score dengan mortalitas pada cedera otak traumatik pasca operasi di RSUZA Banda Aceh menunjukkan nilai signifikan bermakna (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK