<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="38747">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN SUB SEKTOR HORTIKULTURA DI KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Risha Muliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komoditas unggulan sub sektor hortikultura jenis sayuran dan buah-buahan di Kabupaten Aceh Barat yang memiliki pertumbuhan dan daya saing serta menentukan prioritas pengembangannya. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ), Shift Share  (SS)  dan  Prioritas  Pengembangan Komoditas Unggulan. Data  yang  digunakan  yaitu  nilai  produksi komoditas sub sektor hortikultura jenis sayuran dan buah-buahan di Kabupaten Aceh Barat periode tahun 2010-&#13;
2016.  Hasil  penelitian  berdasarkan analisis  Location  Quotient  (LQ)  menunjukkan bahwa  komoditas  yang memiliki nilai LQ &gt; 1 terdapat 5 (lima) komoditas tanaman sayuran yaitu mentimun, kacang panjang, terong, kangkung  dan bayam. Sedangkan komoditas tanaman buah-buahan terdapat 2 (dua) komoditas yaitu durian dan rambutan. Berdasarkan analisis Shift Share (SS) menunjukkan bahwa komoditas yang memiliki pertumbuhan cepat (Ps &gt; 1) terdapat 2 (dua) komoditas tanaman sayuran yaitu cabai dan cabai rawit serta terdapat 3 (tiga) tanaman buah-buahan yaitu pepaya, durian, dan rambutan. Sedangkan komoditas yang memiliki daya saing (Ds &gt; 1) terdapat 1 (satu) komoditas tanaman sayuran yaitu bayam dan terdapat 5 (lima) tanaman buah-buahan yaitu pepaya, mangga, jeruk, pisang, dan semangka. Berdasarkan analisis prioritas pengembangan komoditas unggulan dari penggabungan kedua analisis Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS) terdapat 1 (satu) komoditas tanaman sayuran yang menjadi prioritas pengembangan kedua yaitu bayam serta terdapat 2 (dua) komoditas tanaman buah-buahan yaitu durian dan rambutan. Sedangkan komoditas tanaman sayuran yang menjadi prioritas pengembangan ketiga/alternatif yaitu mentimun, kacang panjang, terong, dan kangkung.&#13;
&#13;
Kata kunci: Komoditas Unggulan, Location Quotient (LQ), dan Shift Share (SS)&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>LAND USE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>38747</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-05 12:03:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-27 09:52:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>