<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="38746">
 <titleInfo>
  <title>INTENSITAS ADHESI CANDIDA ALBICANS ATCC 10261 SETELAH DI LEBEL DENGAN SALIVA PEROKOK PENGGUNA KAWAT ORTODONTIK CEKAT (SECARA IN VITRO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Putri Zainuddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Candida albicans merupakan flora normal rongga mulut yang dapat bersifat patogen apabila terjadi perubahan biologi rongga mulut, baik perubahan suhu maupun pH. Kedua indikator tersebut menjadi penentu ketidakseimbangan patogen rongga mulut. Asap rokok menyebar ke seluruh bagian rongga mulut dan dapat meningkatkan pertumbuhan dan adhesi pada Candida albicans serta pembentukan biofilm. Adhesi adalah interaksi antara sel Candida dengan sel pejamu yang merupakan syarat terjadinya kolonisasi. Adhesi dari Candida albicans ke permukaan oral dimodulasi dengan berbagai komponen saliva seperti mucin, protein saliva lainnya, dan sekretori IgA. Salah satu yang dapat mempengaruhi sekresi saliva adalah penggunaan kawat ortodontik cekat karena peningkatan akumulasi plak bakteri dan tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk kebersihan mulut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui intensitas adhesi Candida albicans setelah dilebel dengan saliva perokok pengguna kawat ortodontik cekat. Subjek penelitian berjumlah 20 orang yang diambil dengan metode purposive sampling. Pengambilan saliva dilakukan dengan teknik spitting pada perokok yang menggunakan kawat ortodontik cekat. Pengukuran intensitas adhesi menggunakan metode microtiter plate 560 nm. Berdasarkan hasil uji T-Test Independent, menunjukkan aktivitas adhesi Candida albicans pada waktu inkubasi 24 jam dan 48 jam baik antara skala lemah, sedang, kuat dan sangat kuat sangat signifikan (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>ORAL HYGIENE - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>38746</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-05 11:35:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-27 09:47:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>