Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
GAMBARAN PENERIMAAN DIRI ANAK PANTI ASUHAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
Pengarang
Witri Ronica - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306104030022
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
362.7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Witri, Ronica. 2017 Gambaran Penerimaan Diri Anak Panti Asuhan Budi Luhur Dan
Faktor Yang Mempengaruhinya. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan
Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah
Kuala. Pembimbing (1) Dra. Nurhasanah, M. Pd., (II) Dra.Dahliana Abd,
M.Pd.Kons.
Kata Kunci: Penerimaan Diri, Faktor yang mempengaruhi
Penerimaan diri adalah kemampuan individu untuk dapat memiliki suatu pandangan
positif mengenai siapa dirinya yang sebenar-benarnya dan bersedia untuk hidup
dengan segala karakteristik yang ada pada diri tanpa merasa ketidaknyamanan
terhadap diri sendiri. Tanpa adanya penerimaan diri individu akan sulit untuk
menerima keadaan yang akan terjadi pada diri yang berhubungan dengan kelemahan
dan kelebihannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor
yang mempengaruhi penerimaan diri anak panti asuhan budi luhur. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun yang menjadi
subjek penelitian yaitu anak-anak panti asuhan, dan objek penelitian yaitu untuk
melihat penerimaan diri mereka. Hasil yang diperoleh yaitu anak-anak kurang
memiliki penerimaan diri atau kurang memahami dirinya, tidak dapat mengatur
emosional, tidak dapat berinteraksi dengan orang lain tanpa memusuhi jika diberi
kritik, beradaptasi dengan lingkungan. Sedangkan faktor yang mempengaruhinya
adalah tidak bisa memahami kondisi diri, merasa tidak nyaman, permasalahan
keluarga dan bersikap negatif terhadap masa depan. Diharapkan kepada pihak panti
asuhan untuk meningkatkan fasilitas untuk pengembangan diri, sehingga anak-anak
asuh merasa senang tinggal di panti. Selanjutnya agar selalu mengawasi anak-anak
asuh, memberikan pembinaan yang baik, serta memberikan perhatian yang lebih
kepada anak-anak, agar mereka dapat memahami keadaan diri yang sebenarnya.
Kepada orangtua agar dapat bekerja sama dengan pengasuh untuk dapat meyakinkan
anak-anak bahwasannya, orangtua menitipkan anak ke panti asuhan bukan karena
tidak disayang lagi. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian
lebih mendalam lagi mengenai penerimaan diri.
Tidak Tersedia Deskripsi
POLA PENGASUHAN ANAK DI PANTI ASUHAN SOS CHILDREN’S VILLAGE DESA LAMREUNG KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR (LISA KISMA HAYATI, 2020)
PERBEDAAN KONSEP DIRI ANTARA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN COTTAGE DENGAN REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN ASRAMA (Misanti, 2015)
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA PANTI ASUHAN KOTA BANDA ACEH (Bella Anugrah Fitri, 2015)
POLA PEMBINAAN AGAMA DAN MORAL ANAK DI PANTI ASUHAN ISLAM MEDIA KASIH SEUTUI BANDA ACEH (Sri Rahma Yulis, 2014)
PERAN PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK DARUSSA’ADAH ACEH DALAM USAHA PEMBINAAN MORAL ANAK-ANAK TERLANTAR (Muhammad Multaza, 2016)