<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="38614">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN MIKROSTRUKTUR RESIN AKRILIK SELF CURED SETELAH PERENDAMAN KOPI ARABIKA GAYO SELAMA 2 DAN 7 HARI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ARIHTA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyerapan air pada resin akrilik self cured lebih tinggi daripada resin akrilik heat cured. Air yang masuk memposisikan diri diantara rantai polimer dan mempengaruhi struktur mikro permukaan resin akrilik self cured. Penyerapan cairan seperti kopi arabika gayo dapat memperparah struktur permukaan resin akrilik self cured karena kandungan asamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mikrostruktur permukaan resin akrilik self cured setelah perendaman dalam kopi arabika gayo selama 2 dan 7 hari. Penelitian ini menggunakan 5 spesimen resin akrilik self cured (MeliodentTM) berukuran 5x5x1,5 mm3. Setiap spesimen direndam terlebih dahulu dalam akuades selama 24 jam untuk mengurangi monomer sisa dan kemudian diberikan perlakuan perendaman berbeda. Suhu perendaman yang digunakan adalah 55°C. Setelah perendaman, dilakukan pengamatan mikrostruktur permukaan menggunakan Scanning Electron Microscope (JEOL JSM 6510 LA). Gambaran yang diperoleh berupa gelembung setelah direndam dalam akuades selama 2 hari dan semakin banyak pada hari ke 7, porus mikro setelah direndam dalam kopi arabika gayo selama 2 hari dan semakin banyak pada hari ke 7 dibandingkan spesimen yang tidak diberikan perlakuan. Kesimpulan penelitian ini adalah porus mikro terbentuk semakin banyak pada permukaan resin akrilik self cured seiring dengan lamanya perendaman resin akrilik self cured di dalam kopi arabika gayo.&#13;
&#13;
	&#13;
Kata Kunci           :	Mikrostruktur permukaan, resin akrilik self cured, kopi arabika gayo.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>38614</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-02-19 08:37:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-19 09:19:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>