PRODUKSI TUNAS MIKRO PADA KENTANG KULTIVAR GRANOLA (Solanum tuberosum L. cv Granola) SECARA IN VITRO MENGGUNAKAN MEDIA BUATAN (GROWMORE) SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DENGAN PENAMBAHAN GA3 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRODUKSI TUNAS MIKRO PADA KENTANG KULTIVAR GRANOLA (Solanum tuberosum L. cv Granola) SECARA IN VITRO MENGGUNAKAN MEDIA BUATAN (GROWMORE) SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DENGAN PENAMBAHAN GA3


Pengarang

Putri Rahmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0908104010045

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Biologi (S1) / PDDIKTI : 46201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN PENGETAHUAN ALAM., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

583.952

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kentang unggul di Indonesia saat ini adalah kultivar granola (Solanum tuberosum L. cv Granola). Produksi kentang ini di Indonesia masih sangat rendah karena rendahnya mutu benih yang digunankan. Mutu benih kentang ini dapat ditingkatkan dengan menggunakan kultur jaringan tanaman secara in vitro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kombinasi terbaik antara media buatan (Growmore) dengan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) GA3 dan melihat perbandingan antara media kontrol (MS) dengan media Growmore dalam memproduksi tunas mikro S. tuberosum L. cv Granola secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Sel dan Molekuler Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh sejak bulan Juli sampai Desember 2013. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor, yaitu faktor media dan ZPT. Parameter penelitian terdiri dari jumlah akar, jumlah tunas dan jumlah daun. Hasil uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5% terhadap kombinasi perlakuan media Growmore 1 g/l dengan konsentrasi ZPT GA3 1,0 ppm menunjukkan pengaruh nyata dalam menginduksi akar terbanyak pada 4 Minggu Setelah Tanam (MST). Selain itu, kombinasi perlakuan media Growmore 2 g/l dengan konsentrasi ZPT GA3 1,0 ppm menunjukkan pengaruh nyata dalam menginduksi tunas terbanyak pada 4 MST. Namun kombinasi perlakuan media dengan ZPT GA3 tidak menunjukkan pengaruh nyata dalam menginduksi daun pada 4 MST. Pembentukan jumlah akar pada media Growmore 1 g/l menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap media MS. Namun pembentukan jumlah tunas pada media Growmore 1 g/l; 1,5 g/l dan 2 g/l tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap media MS.

Kata kunci: Solanum tuberosum L. cvGranola, tunas mikro,Growmore, MS, ZPTGA3.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK