Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENGARUH BAHAN TAMBAH SUPERLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0,40
Pengarang
MUHAMMAD BAHREASI HUTAMI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404001010005
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.183 4
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Penelitian tentang “ Pengaruh bahan tambah superplasticizer terhadap kuat tekan dan kuat
lentur mortar dengan Fas 0,40 ” bertujuan untuk memberikan pengetahuan akan pengaruh
bahan tambah superplasticizer terhadap mortar dengan variasi persentase penggunaan
superplasticizer sebesar 0%, 1% dan 2% dari berat bahan pengikat. Penelitian ini dilakukan
dengan cara menguji benda uji kubus dengan ukuran 5 x 5 x 5 cm dan balok 10 x 10 x 40
cm di laboratorium dengan faktor pengujian kuat tekan kubus dan kuat lentur balok tersebut
pada umur mortar 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Dari hasil yang diperoleh, untuk pengujian
kuat tekan hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa mortar dengan variasi 1% adalah
yang tertinggi dengan hasil kuat tekan sebesar 455,30 kg/cm
pada umur 28 hari. Untuk
kuat lentur menunjukkan bahwa mortar dengan variasi superplasticizer sebesar 1% adalah
yang tertinggi, dengan hasil kuat lentur sebesar 50,22 kg/cm
2
pada umur 28 hari. Dalam
penggunaan bahan tambah superplasticizer tersebut juga didapatkan hasil bahwa, pada
benda uji kuat tekan bahan tambah superplasticizer telah mempengaruhi kuat tekan benda
uji dari umur 7 hari dan terus meningkat hingga pengujian pada 28 hari. Sedangkan pada
benda uji balok, bahan tambah superplasticizer tidak mempengaruhi kuat lentur benda uji
pada umur 7 hari. Akan tetapi mulai berpengaruh mulai umur 14 hari dan terus meningkat
pada umur 28 hari. Dari penelitian ini didapatkan juga bahwa nilai rasio kenaikan kuat
tekan dan kuat lentur mortar lebih tinggi dari pada nilai rasio dari PBBI. Berdasarkan hasil
pengujian tersebut, maka diketahui bahwa mortar dengan bahan tambah superplasticizer
sebesar 1% adalah yang paling baik untuk bahan campuran beton atau untuk penggunaan
bahan tambah superplasticizer pada pekerjaan konstruksi.
2
Kata kunci : Mortar, Superplasticizer, kuat tekan, kuat lentur, FAS 0,40.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN TAMBAH SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0,55 (Ishak, 2018)
PENGARUH BAHAN TAMBAH SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0.5 (SAILLY LUCYANA, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN TAMBAH SUPERLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0,45 (MUHDA SYAFRIWAN, 2018)
PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN ABU CANGKANG KERANG LOKAN DAN ABU AMPAS TEBU TERHADAP SIFAT FISIS DAN KUAT TEKAN MORTAR (Neni Umami, 2025)
PENGARUH LAMA PENGADUKAN MORTAR TERHADAP KUAT LENTUR BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN (FAS) 0,5 (WAKTU ½ MENIT, 5 MENIT, 10 MENIT) (Andri Fahreza, 2013)