STABILISASI TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK DENGAN ABU JERAMI PADI TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STABILISASI TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK DENGAN ABU JERAMI PADI TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED)


Pengarang

Hafirah Hanum - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010181

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Dalam pekerjaan teknik sipil tanah memiliki peran yang sangat penting, selain
sebagai tempat berdirinya suatu konstruksi, tanah juga berfungsi sebagai bahan
konstruksi. Tanah sebagai tempat berdirinya suatu konstruksi harus mempunyai
daya dukung yang cukup kuat sesuai kebutuhan. Tanah lempung tergolong ke
dalam jenis tanah kohesif karena sangat peka terhadap air. Apabila dalam keadaan
kering tanah akan bersifat sangat keras dan kuat, tetapi pada keadaan basah tanah
akan mengembang sehingga menyebabkan daya dukung tanah tersebut sangat
lemah. Salah satu usaha untuk meningkatkan daya dukung tanah tersebut adalah
dengan cara menstabilisasi tanah menggunakan bahan campuran abu jerami padi
(AJP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penam bahan abu jerami
padi yang digunakan sebagai bahan stabilisasi terhadap nilai CBR (California
Bearing Ratio) tanah lempung. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian berat
jenis, batas cair, batas plastis, pembagian butiran, pengujian pemadatan, dan
pengujian CBR tanpa rendaman (Unsoaked). Tanah yang digunakan dalam
penelitian ini berasal dari Desa Limpok Kecamatan Darussalam. Hasil klasifikasi
tanah asli menurut AASHTO termasuk ke dalam A-7-5 (32) dan menurut USCS
termasuk Lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi (OH). Variasi
penambahan abu jerami padi (AJP) yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, 20%. Hasil
pengujian CBR tanpa rendaman pada penambahan AJP 0%, 5%, 10%, 15% dan
20% sebesar 6,90%, 7,55%, 7,85%, dan 6,51%. Persentase kenaikan nilai CBR
terbesar adalah variasi campuran AJP 15%, sedangkan pada variasi 20% persentase
kenaikan nilai CBR mengecil yaitu 6,51%. Dengan demikian penggunaan limbah
abu jerami padi dalam penelitian ini cukup efektif untuk dapat menaikkan nilai
CBR dan meningkatkan daya dukung tanah menjadi lebih baik sehingga dapat
digunakan untuk kontruksi di lapangan.
Kata kunci : tanah lempung, abu jerami padi, cbr tanpa rendaman (unsoaked)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK