<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="38445">
 <titleInfo>
  <title>PROSES BERPIKIR SISWA SMA DALAM MENYUSUN BUKTI MATEMATIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Widya Fatmahayati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Widya Fatmahayati (2018). Proses Berpikir Siswa SMA dalam Menyusun Bukti Matematis&#13;
1.	Kemampuan melakukan pembuktian matematis siswa belum memuaskan. Keadaan ini berdampak pada kemampuan pembuktian pada pendidikan yang lebih tinggi. Informasi tentang kemampuan pembuktian siswa penting bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyusun bukti matematis, proses berpikir siswa, kesalahan yang dilakukan siswa serta penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyusun bukti matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di SMA LabSchool Unsyiah dengan subjek enam siswa kelas XI. Data kemampuan siswa menyusun bukti matematis dilihat melalui tiga tahapan yaitu entry phase, attack phase, dan review phase. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan bukti matematis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa: 1) kemampuan siswa dalam menyusun bukti matematis tergolong kelompok sedang; 2) proses berpikir siswa menunjukkan proses berpikir siswa menunjukkan sebahagian siswa telah melalui tahap entry phase, sebahagian kecil siswa yang melalui tahap attack phase, dan sebahagian besar siswa telah melalui tahap review phase; 3) kesalahan yang dilakukan siswa diantaranya adalah kesalahan konsep dan keslahan teknis; 4) penyebab siswa melakukan kesalahan karena kurangnya pemahaman konsep (definisi, gambar, dan kegunaan) yang dimiliki siswa, kurangnya pengetahuan logika dan struktur metode pembuktian, juga keterbatasan dari bahasa dan notasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Proses Berpikir, Bukti Matematis&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEARNING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>371.3&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>38445</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-02-01 08:59:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-31 12:24:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>