ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PEMBORAN DAN PELEDAKAN PADA PROSES PEMBONGKARAN BATU GAMPING DI QUARRY LIMESTONE PT LAFARGE CEMENT INDONESIA, LHOKNGA, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PERHITUNGAN BIAYA PEMBORAN DAN PELEDAKAN PADA PROSES PEMBONGKARAN BATU GAMPING DI QUARRY LIMESTONE PT LAFARGE CEMENT INDONESIA, LHOKNGA, ACEH BESAR


Pengarang

Reka Sari Ramadhani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304108010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PT Lafarge Cement Indonesia mempunyai sumber bahan baku utama produksi semen yaitu batu gamping, dimana pada kegiatan penambangannya PT Lafarge Cement Indonesia bekerja sama dengan PT Macmahon Indonesia sebagai kontraktor untuk melakukan proses pemboran dan peledakan. Sebelum kegiatan peledakan, dilakukan kegiatan pemboran untuk penyediaan lubang ledak dengan geometri dan pola tertentu. Kemampuan produktivitas suatu alat bor sangat mempengaruhi besar kecilnya lapisan yang akan dibongkar dalam suatu tambang. Pemberaian batuan dengan metode peledakan memerlukan perencanaan geometri peledakan yang tepat sehingga mendapatkan hasil yang optimal dan dapat meminimalisasi total cost. Salah satu indikator yang sangat diperhatikan adalah nilai powder factor (Pf), yang dapat menjadi acuan biaya dalam proses peledakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar biaya pemboran dan peledakan yang akan dikeluarkan oleh perusahaan. Berdasarkan perhitungan geometri peledakan aktual untuk lokasi RL 120 didapatkan nilai powder factor yaitu 0,08 kg/ton dengan jumlah lubang yaitu 78 lubang ledak dan berat batuan hasil peledakan yang dihasilkan yaitu sebesar 7.300,8 ton, didapatkan total biaya pemboran dan peledakan yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendapatkan satu ton batu gamping yaitu sebesar Rp. 5.271 / ton. Untuk mendapatkan biaya pemboran dan peledakan yang optimal, dilakukan perbaikan rancangan geometri peledakan dengan menggunakan metode R.L. Ash. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan geometri peledakan usulan didapatkan nilai powder factor yaitu 0,08 kg/ton dengan jumlah lubang yaitu 78 lubang ledak dan berat batuan hasil peledakan yang dihasilkan yaitu sebesar 10.058,88 ton, didapatkan total biaya pemboran dan peledakan yang dikeluarkan untuk satu ton batu gamping yaitu sebesar Rp. 4.758 / ton.

Kata kunci: produktivitas, biaya pemboran, biaya peledakan, powder factor, R.L. Ash

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK