ADSORPSI LOGAM CU (II) MENGGUNAKAN KITOSAN DARI KULIT KERANG HIJAU | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ADSORPSI LOGAM CU (II) MENGGUNAKAN KITOSAN DARI KULIT KERANG HIJAU


Pengarang

Kesumawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200090005

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

660.284 23

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bahan utama pembuatan kitosan untuk adsorpsi logam Cu (II). Kitosan merupakan modifikasi dari senyawa kitin yang terdapat dalam kulit luar (cangkang) kerang hijau yang bersifat kationik dan dapat terurai dengan baik di lingkungan. Kadar penyerapan logam Cu (II) Limbah kerang hijau memiliki potensi yang besar manfaatnya karena mengandung zat kitin sebagai oleh kitosan dapat dianalisa dengan menggunakan spektrofotometri serapan atom (AAS). Kondisi penyerapan logam Cu (II) dipengaruhi oleh beberapa variabel yaitu variabel tetap dan variabel peubah. Variabel tetap yang digunakan pada penyerapan logam Cu (II) meliputi suhu kamar, volume larutan umpan (200 ml) dan kecepatan pengadukan shaker (100 rpm). Variabel berubah yang mempengaruhi performa penyerapan logam Cu (II) dalam penelitian ini adalah konsentrasi larutan (5, 10, 15, 30, 45, 60, 75, 90, 105, 120, 135, 150 ppm), dengan
berat adsorben 0,2 gram dan waktu tinggal 20, 40, 60, 80, 100, 130, 180 menit. Parameter penelitian yang ditinjau meliputi kapasitas adsorpsi dan efisiensi penyerapan logam Cu (II).Dari hasil penelitian diperoleh adsorpsi terbaik terjadi pada konsentrasi 15 mg/L. Nilai kapasitas adsorpsi dan nilai efisiensi penyerapan pada saat kesetimbangan berturut-turut sebesar 14,827 mg/g dan 98,85 %. Adsorpsi cenderung mengikuti isoterm Freundlich dengan nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0,906 dan nilai konstanta Freundlich (Kf) sebesar 3,3118 1/g dan nilai 1/n sebesar 0,361. Adsorpsi mengikuti model kinetika orde dua, pada konsentrasi 5 ppm dengan nilai konstanta kinetika (k2) sebesar 0,472 mg/g/min dan nilai kapasitas adsorpsi pada saat kesetimbangan (qe) sebesar 4,854 mg/g.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK