Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Berlengan Empat pada Jalan Darma - Pocut Baren Kampung Laksana Banda Aceh
Pengarang
Rizki Maulizar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0704101010094
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
629.049
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jalan Pocut Baren adalah salah satu jalan paling ramai di kota Banda Aceh dimana ada beberapa sekolah yang terletak di daerah ini. Adapun permasalahan yang ditinjau pada pesimpangan Darma adalah simpang berlengan empat yang tidak diatur oleh lampu lalu lintas maupun bundaran. Persimpangan ini merupakan salah satu titik pertemuan arus lalu lintas alternatif yang sering dilalui oleh pengguna transportasi dari Kota menuju Lampriet, Darussalam dan sekitarnya maupun sebaliknya. Kondisi arus puncak pagi, siang, sore persimpangan ini kerap terjadi konflik akibat tidak ada pengaturan lalu lintas. Oleh sebab itu, Penelitian ini direncanakan pengaturan persimpangan dengan lampu lalu lintas maupun manajemen lalu lintas. Data yang diambil pada penelitian ini adalah data geometrik simpang, populasi penduduk, volume lalu-lintas yaitu pada hari Senin, Kamis dan Sabtu pada jam pagi pukul 07.00-09.00 WIB, siang 12.00-14.00 WIB dan sore 17.00-19.00 WIB. Pada perhitungan ini dilakukan manajemen pengaturan lalu lintas yang terdiri dari perhitungan eksisting simpang tak bersinyal. Hasil perhitungan pada kondisi eksisting simpang tak bersinyal diperoleh volume 2739 smp/jam, kapasitas 3695 smp/jam, derajat kejenuhan 0,741 dan peluang antrian 22,310%-44,803%. Memenuhi syarat (DS < 0,85) maka simpang ini tidak perlu dilakukan perbaikan, baik dari segi kondisi geometrik, maupun pemasangan traffic light pada persimpangan tersebut. Adapun beda penelitian sebelumnya di lokasi yang sama didapat perbedaan kondisi geometrik diantaranya lebar pendekat A sebesar 8,4 m menjadi 9,2 m, pendekat B sebesar 8,2 m menjadi 9,2 m, pendekat C sebesar 7 m dan pendekat D sebesar 7,4 m menjadi 9,2 m dan volume kendaraan pada saat itu yaitu jam puncak pada hari senin periode pagi sebesar 2215 smp/jam, kapasitas simpang sebesar 2594 smp/jam, tundaan sebesar 14.268 det, peluang antrian rata-rata (QPR%) 29,293%-57,896%, dan derajat kejenuhan melewati batas jenuh 0,8539 (Rahadian, 2004).
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG DAN PENGARUHNYA TERHADAP KAPASITAS SIMPANG BERSINYAL (Qurrata A`yuni, 2024)
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL BERDASARKAN PERHITUNGAN ULANG EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS SIMPANG JAMBO TAPE DAN SIMPANG POCUT BAREN) (Afzal Huzairi, 2024)
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL BERLENGAN EMPAT PADA JALAN DARMA - POCUT BAREN KAMPUNG LAKSANA BANDA ACEH (Rizki Maulizar, 2014)
PERANCANGAN KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG PADA RUAS JALAN SYIAH KUALA DAN JALAN T. HASAN DEK (M FAQIH ZAKY CHALIS, 2022)
ANALISIS HUBUNGAN MATEMATIS ARUS, KECEPATAN, KEPADATAN PADA SIMPANG BERLENGAN LEBIH DARI EMPAT DAN BUNDARAN (Farras Nasywa, 2024)