HUBUNGAN ANTARA PENYAKIT REFLUKS GASTROEOSFAGEAL DENGAN KEJADIAN FARINGITIS KRONIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN ANTARA PENYAKIT REFLUKS GASTROEOSFAGEAL DENGAN KEJADIAN FARINGITIS KRONIK


Pengarang

Inneke Trisnawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101010159

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Faringitis kronik merupakan suatu kondisi peradangan pada mukosa faring yang bisa disebabkan karena infeksi dan noninfeksi yang terjadi secara persisten. Refluks cairan lambung ke faring dapat mengiritasi mukosa faring hingga menyebabkan faringitis kronik. Penenlitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penyakit refluks gastroesofageal dengan kejadian faringitis kronik. Penelitian ini berupa penelitian analitik dengan rancangan cross sectional menggunakan uji Chi-Square yang dilaksanakan dari bulan Maret tahun 2016 sampai Desember tahun 2017 di Poliklinik THT RSUD Meuraxa Banda Aceh. Sebanyak 61 pasien dilakukan pemeriksaan secara wawancara dengan menggunakan kuesioner Gastroesophageal Reflux Disease Questionnaire (GERDQ), setelah itu dikelompokkan menjadi penyakit refluks gastroesofageal dan bukan penyakit refluks gastroesofageal. Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh Pvalue sebesar 0,008 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05 sehingga hipotesis penelitian dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara penyakit refluks gastroesofageal dengan kejadian faringitis kronik.

Kata kunci : Penyakit refluks gastroesofageal, faringitis kronik, GERDQ.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK