MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PADA SMP NEGERI 6 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PADA SMP NEGERI 6 BANDA ACEH


Pengarang

LINDA MARLINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200050002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PADA
SMP NEGERI 6 BANDA ACEH

Oleh : Linda Marlina
NPM : 1509200050002

Komisi Pembimbing:

1. Prof. Dr. Cut Zahri Harun, M. Pd.
2. Dr. Nasir Usman, M. Pd.


ABSTRAK

Manajemen kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru merupakan proses penggerakan seluruh potensi sumberdaya yang berikaitan dengan kompetensi dalam mengajar dan mendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru pada SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian kuliatatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah: kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua MGMP, guru, pengawas, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Program disusun setiap awal tahun ajaran dengan membentuk TPS melalui musyawarah dan rapat yang melibatkan guru, staf, komite, dan orang tua peserta didik. Program yang direncanakan dalam RKAS yaitu; mengadakan workshop, mengikutsertakan pelatihan, pembinaan guru dalam menyusun RPP, kisi-kisi soal, menyiapkan instrumen pembelajaran, menulis PTK, melakukan supervisi kelas, kegiatan IHT dan EDS; (2) Pelaksanaan program diawali dengan pembagian tugas dan wewenang serta mengadakan rapat untuk memberikan pengarahan dan informasi. Reward yang diberikan berupa peningkatan nilai kinerja bagi guru yang baik kinerjanya dan diberikan punishment berupa menurunkan nilai kinerja dalam SKP guru; (3) Pelaksanaan evaluasi belum semuanya menggunakan instrumen, seperti pedoman evaluasi pelaksanaan workshop, pedoman evaluasi terhadap guru dalam melakukan PTK, dan pedoman kegiatan IHT. Hasil pelaksanaan evaluasi didokumentasikan dan disampaikan kepada guru baik secara individual maupun secara kelompok serta dijadikan sebagai tindak lanjut pada tahun berikutnya; dan (4) Hambatan yang terjadi adalah kurangnya kegiatan workshop dan pelatihan, pelatihan sering dilakukan tentang Kurikulum 2013, banyaknya jam mengajar guru, kurang tegas kepala sekolah dalam menjalankan kedisiplinan dan peraturan, masih kurangnya motivasi guru dalam membaca buku, jurnal, dan referensi lain.
Kata Kunci: Manajemen Kepala Sekolah dan Kompetensi Pedagogik Guru.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK