EFEKTIFITAS PEMBERIAN METHYLPREDNISOLONE POST-OPERATIF TERHADAP OEDEMA PASCA ODONTEKTOMI GIGI MOLAR TIGA BAWAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EFEKTIFITAS PEMBERIAN METHYLPREDNISOLONE POST-OPERATIF TERHADAP OEDEMA PASCA ODONTEKTOMI GIGI MOLAR TIGA BAWAH


Pengarang

Nandani Wulansari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101110025

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nama : Nandani Wulansari
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Kedokteran Gigi
Judul : Efektifitas Pemberian Methylprednisolone Post-Operatif terhadap
Oedema Pasca Odontektomi Gigi Molar Tiga Bawah
Gigi molar tiga adalah salah satu gigi yang sering mengalami kelainan saat erupsi
yang disebut dengan impaksi. Tindakan ektraksi gigi impaksi dengan pembedahan
disebut sebagai odontektomi. Odontektomi sering menyebabkan komplikasi, salah
satunya adalah oedema. Terapi anti-inflamasi seringkali diberikan untuk
mengontrol gejala inflamasi yang muncul setelah odontektomi. Golongan obat
lainnya yang juga sering digunakan dalam mengatasi proses inflamasi adalah
kortikosteroid. Kortikosteroid dianggap sebagai anti-inflamasi yang lebih kuat
dibandingkan dengan golongan obat anti-inflamasi non-steroid (NSAIDs).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian
methylprednisolone post-operatif terhadap oedema pasca odontektomi gigi molar
tiga bawah. Jenis penelitian ini adalah eksperimental klinis. Subjek penelitian
(n=16) dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok perlakuan yang disertai terapi
pemberian methylprednisolone 4mg dan kelompok kontrol tanpa disertai
pemberian methylprednisolone 4mg. Penilaian oedema dilakukan melalui
pengukuran wajah dengan metode Neupert pada rentang waktu 24 jam, 48 jam,
dan 72 jam setelah odontektomi, kemudian hasil pengukuran dianalisis statistik.
Berdasarkan hasil uji statistik t tidak berpasangan didapatkan bahwa tidak ada
perbedaan efektifitas terhadap oedema yang signifikan (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK