Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PROSESI TRADISI SEMANOE PUCOK DI DESA IE DINGEN KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN
Pengarang
M NAUFAL SYAHPUTRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306102030033
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: prosesi, tradisi, Semanoe Pucok
Penelitian ini berjudul “Prosesi Tradisi Semanoe Pucok di Desa Ie Dingen Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan”. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana prosesi tradisi Semanoe Pucok dan apa makna yang terkandung dalam prosesi tradisi Semanoe Pucok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan prosesi tradisi Semanoe Pucok dan mendeskripsikan makna prosesi Semanoe Pucok di desa Ie Dingen Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Seletan. Sumber data dalam penelitian adalah anggota Semanoe Pucok desa Ie Dingen. Lokasi penelitian bertempat di desa Ie Dingen Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi data ,display, drawing. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa Semanoe Pucok adalah sebuah adat dalam pesta perkawinan dan khitanan yang dilaksanakan sehari sebelum acara. prosesi Semanoe Pucok memiliki lima tahapan yaitu (1) shalawat badar, (2) syair berkisah/jak kutimang, (3) tron tajak manoe, (4) Peusijuk, (5) siraman calon pengantin. Makna yang terkandung dalam prosesi Semanoe Pucok adalah perbuatan terakhir yang dilakukan oleh kedua orang tua kepada anaknya yang akan menikah, sedangkan makna yang terkandung dalam syairnya adalah nasihat-nasihat yang disampaikan kepada calon pengantin dan ungkapan kesedihan sang ibu yang sedih karena akan ditinggal oleh anaknya.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP IMPLEMENTASI ADAT SEUMANOE PUCOK DI MASYARAKAT MEUKEK ACEH SELATAN (Okta Viola, 2018)
MANAJEMEN SSB PRISMA IE DINGEN MEUKEK TAHUN 2014 (Maretha Uqbah, 2016)
KENDALA GURU PENJASORKES DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI SE-KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2013-2014 (MARZAL SATRIADI, 2015)
EVALUASI KECEMASAN PEMAIN SEPAKBOLA SSB PRISMA IE DINGEN MEUKEK SAAT MENGHADAPI PERTANDINGAN TAHUN 2015 (Ikrammullah, 2016)
NILAI-NILAI PADA SYAIR TARI PHO DALAM TRADISI MANOE PUCOK DI DESA COT DARAT KABUPATEN ACEH BARAT (Khairunnisa, 2024)