HUBUNGAN STADIUM PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) DENGAN DEPRESI PADA PASIEN PPOK YANG MENJALANI RAWAT JALAN DI POLI PARU BLUD RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PRIODE JULI 2013 – OKTOBER 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN STADIUM PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK (PPOK) DENGAN DEPRESI PADA PASIEN PPOK YANG MENJALANI RAWAT JALAN DI POLI PARU BLUD RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH PRIODE JULI 2013 – OKTOBER 2013


Pengarang

Damayanti Tridah Ayu - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101050109

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.24

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Depresi adalah suatu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih.Salah satu penyebab depresi adalah penyakit kronik. Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan penyakit kronik yang menyebabkan gangguan obstruksi saluran nafas yang menetap dan ireversible. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan stadium PPOK dengan depresi di Poli Paru RSUZA. Jenis penelitian ini analitik observasional dengan metode cross sectional yang dilaksanakan selama bulan Juli – Oktober 2013. Populasinya adalah semua pasien yang berobat di Poli Paru. Pengambilan sampel menggunakan tenik non- probability sampling dengan rancangan accidental sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan interval ? (0,05).Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 100 responden diperoleh pasien PPOK stadium sedang terdapat 7 (53,3%) mengalami tingkat depresi ringan, 17 (43,3%) stadium berat mengalami depresi sedang dan 22 (45,8%) pasien stadium sangat berat mengalami depresi sedang dan berat. Setelah dilakukan uji statistik chi square menunjukan ada hubungan antara stadium PPOK dengan depresi didapatkan p value =0,002. Kesimpulan penelitian ini adalah perbedaan gejala pada setiap stadium PPOK akan mempengaruhi kualitas hidup yang menyebabkan depresi pada pasien.

Kata Kunci : Stadium PPOK, Depresi, Kualitas Hidup

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK