PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA BERITA TINDAK ASUSILA DI HARIAN RAKYAT ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA BERITA TINDAK ASUSILA DI HARIAN RAKYAT ACEH


Pengarang

Dini Khairani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010102010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji tentang kode etik jurnalistik pada berita tindak asusila di harian Rakyat Aceh. Kode etik merupakan pedoman atau aturan penting yang menjadi panduan bagi wartawan di lapangan baik dalam meliput dan menulis berita. Adapun fukus penelitian pada penelitian ini adalah kode etik jurnalistik pasal 3, 4 dan 5. Berdasarkan tiga pasal tersebut peneliti mengkategorisasikan kedalam beberapa ketegori. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis isi deskriptif. Perhitungan analisisnya dilakukan dengan uji reliabilitas Antar-Coder menggunakan rumus Holsty, dan hasil penelitian didapat CR = 99,2%. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan sampel total sampling yaitu sebanyak 54 berita. Data yang diperoleh dari lembar koding dianalisis dengan menggunkan tabulasi tunggal untuk mendapatkan hasil dari masing-masing kategori. Hasil penelitian dari penelitian ini menunjukkan bahwa harian Rakyat Aceh tidak sepenuhnya menerapkan kode etik jurnalistik. Adapun pelanggaran tersebut yaitu pencampuran fakta dan opini yaitu sebanyak 28 kali atau 51,9%, pemberitaan tidak berimbang sebanyak yaitu 28 atau 51,9%, mengandung unsur cabul muncul sebanyak 22 kali atau 40,8%, penyebutan nama anggota keluarga korban terjadi sebanyak 12 kali atau 22,2%, unsur sadis dalam berita terdapat 11 kali atau 20,3%, dan untuk kategori menyebutkan nama korban kejahatan tindak asusila sebanyak 4 kali 7,4%.

Kata Kunci : Analisis Isi, Kode Etik Jurnalistik, Tindak Asusila, Harian Rakyat Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK