PERTUMBUHAN TUNAS DUA JENIS PISANG (MUSA SPP.) DENGAN BEBERAPA KONSENTRASI BENZIL AMINO PURIN (BAP) SECARA KULTUR JARINGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERTUMBUHAN TUNAS DUA JENIS PISANG (MUSA SPP.) DENGAN BEBERAPA KONSENTRASI BENZIL AMINO PURIN (BAP) SECARA KULTUR JARINGAN


Pengarang

Era Maulia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305101050028

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN


Pisang dikelompokkan menjadi tiga berdasarkan kegunaannya yaitu jenis pisang yang dimakan buahnya tanpa dimasak seperti pisang Barangan dan Raja, jenis pisang olahan seperti pisang Kepok dan Nangka serta pisang yang diambil seratnya seperti pisang Abaca. Pisang yang paling banyak digemari saat ini adalah pisang Barangan, Raja dan Kepok. Dalam perbanyakan pisang secara kultur jaringan, pemberian Benzil Amino Purin (BAP) adalah salah satu perlakuan yang menentukan pertumbuhan tunas pisang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pisang dan konsentrasi BAP serta kombinasi terbaik terhadap pertumbuhan tunas secara kultur jaringan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh dan Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang berlangsung pada April sampai Agustus 2017.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, yang terdiri atas dua faktor, faktor pertama yaitu faktor jenis pisang, terdiri atas dua jenis yaitu pisang barangan dan pisang raja. Faktor kedua adalah konsentrasi BAP yang terdiri atas 4 taraf yaitu kontrol, 2 ml, 4 ml dan 6 ml. Parameter yang diamati adalah dengan menghitung persentase eksplan hidup umur, persentase respon tumbuh eksplan, jumlah tunas, tinggi tunas, waktu tumbuh eksplan dan warna tunas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pisang berpengaruh sangat nyata terhadap waktu tumbuh tunas, berpengaruh nyata terhadap persentase respon tumbuh eksplan pada umur 6 MSI. Pertumbuhan tunas pisang terbaik yaitu pada jenis pisang Raja. Konsentrasi BAP berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tunas umur 13 dan 14 MSI dan berpengaruh nyata pada persentase respon tumbuh eksplan umur 10, 12 MSI dan waktu tumbuh tunas. Pertumbuhan tunas pisang terbaik yaitu pada konsentrasi 4 ml. Terdapat interaksi yang nyata antara jenis pisang dan konsentrasi BAP terhadap tinggi tunas umur 14 MSI. Kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada jenis pisang Raja dengan konsentrasi BAP 4 ml.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK