<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37531">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN ALBUMIN TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SARAH RAHMADANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAH HEWAN  UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH PEMBERIAN ALBUMIN TERHADAP&#13;
PROSES PENYEMBUHAN LUKA INSISI&#13;
PADA TIKUS PUTIH&#13;
(Rattus norvegicus)&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuanmengetahuipengaruh albumin telur terhadap&#13;
penyembuhan luka insisi pada tikus putih (Ratus norvegicus). Hewan coba yang&#13;
digunakanadalah tikus putih sebanyak 15 ekor,berjenis kelamin jantan, berumur&#13;
2-3 bulan dan berat badan 150-180 gram, dibagi menjadi3 kelompok perlakuan,&#13;
masing-masing perlakuan terdiri atas 5 ekor tikus. Luka insisi dibuat pada&#13;
abdomen tikus dengan cara menginsisi menggunakan scalpel. Perawatan luka&#13;
dilakukan satu hingga dua kali sehari selama 14 hari sesuai kelompok perlakuaan,&#13;
yaitu P0 hanya diberi akuades, P1dan P2 masing-masing diberikan albumin 1 ml&#13;
satu kali sehari dan dua kali sehari. Parameter pada penelitian ini adalah&#13;
terdapateritema, edema, serta penutupan luka yang ditandai lepasnya krusta pada&#13;
bagian luka.Analisis dilakukan secara statistik dengan menampilkan data hasil&#13;
penyembuhan luka insisi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan&#13;
hasil pada setiap kelompok perlakuan.Penelitian ini dapat disimpulkan&#13;
bahwakelompok P2 dengan perlakuan albumin 2x sehari menunjukkan proses&#13;
penyembuhan lebih cepat dibandingkan kelompok lainnya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>PROTEINS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL DISEASES - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MICE (MUS)</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37531</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-09 21:16:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-11 10:07:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>