<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37514">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI SPESIES HIU YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN UTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FREDI LESMANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Hiu telah menjadi permasalahan internasional sejak tahun 2013, setelah masuknya beberapa spesies hiu dalam status apendiks II CITES. Hal ini disebabkan oleh tingginya ekploitasi penangkapan hiu, baik sebagai tangkapan target maupun sebagai tangkapan sampingan. Penelitian ini berjudul identifikasi spesies hiu yang tertangkap di Perairan Utara Aceh, yang bertujuan untuk mengidentifikasi spesies hiu yang berada di Perairan Utara Aceh dan untuk mengetahui status konservasi spesies hiu tersebut. Penelitian dilakukan pada Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo (PPS Lampulo) selama tiga bulan, dimulai saat bulan Februari 2017 hingga April 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan identifikasi hiu dilakukan secara Rapid Assessment (pendugaan secara cepat), mengacu pada metode yang dilakukan oleh Fahmi dan White (2006). Dari hasil pengamatan, berhasil teridentifikasi sebanyak 747 individu terdiri dari 16 family, 20 genus dan 32 spesies hiu. Dari jumlah hiu tersebut terdapat beberapa spesies yang masuk dalam IUCN red list yaitu, 1 spesies dengan kategori EN (terancam), 10 spesies dengan kategori VU (rawan), dan 13 spesies dengan kategori NT (hampir terancam). Selain itu 4 spesies hiu masuk kedalam status Appendix II CITES.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Aceh, CITES, hiu, identifikasi, IUCN red list, spesies.&#13;
?&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHES</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37514</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-09 17:41:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-11 08:47:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>