Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN PERTUNJUKAN REPERTOAR GAJAH PUTIH KARYANURUL HAYATI PADA ACARA WARISAN BUDAYA TAKBENDA KOTA BANDA ACEH
Pengarang
MUTMAINNAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306102030042
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRGA FAKULTAS KEGURUA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Kajian Pertunjukan Repertoar Gajah Putih, Warisan Budaya Takbenda
Penelitian ini yang berjudul “Kajian Pertunjukan Repertoar Gajah Putih Karya Nurul Hayati pada Acara Warisan Budaya Takbenda Kota Banda Aceh”. Rumusan penelitian ini bagaimanakah kajian pertunjukan repertoar Gajah Putih karya Nurul Hayati pada acara warisan budaya Kota Banda Aceh? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertunjukan repertoar Gajah Putih karya Nurul Hayati pada acara warisan budaya takbenda Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi, display dan verifikasi. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa repertoar Gajah Putih merupakan drama yang diadaptasi dari legenda Gajah Putih asal Gayo. Dalam karya reportoar Gajah Putih tidak sepenuhnya menampilkan cerita aslinya, namun di cerita Gajah Putih diangkat sebagai cerita dasar dalam karya reportoar Gajah Putih karena cerita ini berhubungan dengan warisan budaya Aceh. Warisan budaya tersebut yaitu Seni tari, seperti tari Meuneuteukeun Inei, Guel, Likok Pulo. Tidak hanya Seni tari, warisan budaya lainnya juga ada yaitu seni rupa seperti Kasap, seni musik yaitu Canang Kayu, serta seni sastra yaitu Nandong, selain dari itu ada pula permainan rakyat yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat sehingga menjadi suatu budaya yaitu Pacu Kude serta Mak Meugang yaitu tradisi masyarakat Aceh pada saat menjelang bulan ramadahan. Panggung yang digunakan yaitu panggung prosenium, kemudian busana yang digunakan disesuaikan dengan peran pemain dan riasan tampan bagi pria dan riasan cantik bagi wanita. Alat musik yang digunakan dalam iringan musik yaitu alat musik Floor, Flute, Gitar Bass, Gitar Melodi,Tamborin, Rapa’i, Cymbal dan Serune Kalee, yang mainkan secara live.
Tidak Tersedia Deskripsi
KINERJA UNIVERSITAS GAJH PUTIH TAKENGON (Djoko Priwanto, 2015)
PERANCANGAN GEDUNG PERTUNJUKAN DENGAN GAYA ARSITEKTUR GOTHIC REVIVAL DI BANDA ACEH (Amalia Rachmayanti, 2025)
PERANCANGAN PUSAT SENI ACEH DI KOTA BANDA ACEH (Mirza Fuadi. S, 2024)
PERKEMBANGAN UNIVERSITAS GAJAH PUTIH KAPUPATEN ACEH TENGAH 1984-2014 (Juandi, 2016)
PERANCANGAN MUSEUM SENI DAN BUDAYA ACEH DI BANDA ACEH (Akmal Mubaraq, 2024)