<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37450">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KADAR ASAM BUTIRAT DAN KOMPOSISI MIKROBIOTA INTESTINAL PADA KANKER KOLOREKTAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Siti Adewiah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 Ilmu Penyakit Dalam</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang&#13;
Kanker kolorektal (KKR) adalah penyebab utama kematian diseluruh dunia yang berhubungan dengan kanker. Mikrobiota usus berperan sebagai organisme yang nyata dan perubahan komposisinya telah dilaporkan pada kejadian kanker kolorektal. Short chain fatty acids atau asam lemak rantai pendek terutama dihasilkan dari metabolit mikroba yang terdiri dari asam asetat, propionat dan butirat. Butirat berasal dari usus besar yang dihasilkan oleh bakteri tertentu dan fungsinya berperan dalam pemeliharaan host. Beberapa bukti menunjukkan peran penting butirat dalam pencegahan /penghambatan proses karsinogen kolon. Selain itu, terdapat hubungan yang berkebalikan antara kadar asam butirat dengan kejadian KKR. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar asam butirat dan struktur mikrobiota pada pasien kanker kolorektal dan non kanker kolorektal. &#13;
Metode&#13;
Penelitian ini merupakan case-control studi yang terdiri dari 14 subjek kanker kolorektal dan non kanker kolorektal. Analisa SCFA dengan menggunakan gas kromatografi yang diambil dari sampel feses subjek penelitian dan eksploirasi keragaman bakteri  diperiksa dengan menggunakan  rRNA 16S gene denaturing gradient gel electrophoresis (DDGE)&#13;
Hasil&#13;
Kadar asam butirat pada kanker kolorektal menunjukkan hasil yang lebih rendah dibanding non kanker kolorektal dengan rata-rata 3.79 ± 2.04 µg/mL versus  6.81 ± 2.59 µg/mL (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>CANCER - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COLON CANCER - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INTESTINE DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.994 347</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37450</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-09 12:00:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-01 12:08:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>