Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KONSEP PEMBANGUNAN JAMINAN KESEHATAN ACEH ERA IRWANDI YUSUF PERIODE 2007-2012
Pengarang
M Rizky Pranata - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1110103010084
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
MUHAMMAD RIZKY
PRANATA
2017
Konsep Pembangunan Jaminan Kesehatan
Aceh Era Irwandi Yusuf Periode 2007-2012
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas
Syiah Kuala
(Zainal Abidin, SH, M.Si)
(vii,84),pp.,bibl,.App.
Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sebagai salah satu solusi dalam
pemenuhan kebijakan di bidang kesehatan di Aceh. JKA didesain untuk dapat
memenuhi harapan masyarakat Aceh dalam memperoleh pelayanan kesehatan
gratis di puskesmas dan di rumah sakit. Dari segi proses pelayanan program JKA,
hanya dengan memperlihatkan KTP Aceh dan KK yang dikeluarkan oleh
pencatatan sipil Aceh, ketika berobat di puskesmas dan di rumah sakit di Provinsi
Aceh. JKA diharapkan dapat menjadi tambahan rujukan nasional dalam
mengembangkan sistem asuransi kesehatan nasional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan
jaminan kesehatan Aceh dan untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi
dalam pelaksanaan jaminan kesehatan Aceh era Irwandi Yusuf pada periode
2007-2012.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui sumber data primer dan data
sekunder. Data primer melalui penelitian lapangan, yaitu dengan wawancara
informan sedangkan data sekunder melalui penelitian kepustakaan, yaitu dengan
dokumen, buku, dan bacaan terkait.
Hasil penelitian penunjukkan bahwa mekanisme pelaksanaan jaminan
kesehatan Aceh, masyarakat yang sakit harus mendatangi fasilitas kesehatan
tingkat pertama atau dasar di puskesmas beserta jaringannya. Untuk mendapatkan
pelayanan kesehatan tingkat pertama tersebut, peserta jaminan kesehatan harus
menunjukkan identitas peserta jaminan kesehatan Aceh, yaitu berupa kartu JKA.
Bagi peserta yang belum memiliki kartu JKA dapat menggunakan KTP atau KK
Aceh. Adapun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan jaminan kesehatan
Aceh, secara kualitatif terdapat beberapa kesan negatif akibat masih belum
optimalnya kualitas layanan peserta jaminan kesehatan Aceh. Kurangnya
informasi yang cukup tentang langkah dalam prosedur penggunaan layanan
jaminan kesehatan Aceh dan panjangnya antrian di rumah sakit sehingga pasien
atau keluarga yang mengurus pasiennya harus menunggu cukup lama untuk
memperoleh layanan kesehatan.
Dapat disimpulkan bahwa mekanisme pelaksanaan JKA bagi peserta yang
belum memiliki kartu JKA dapat menggunakan KTP dan KK Aceh sedangkan
kendala yang dihadapi masyarakat harus menunggu cukup lama untuk
memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit.
Kata Kunci : JKA, Irwandi Yusuf, Jaminan, Kesehatan, Aceh
Tidak Tersedia Deskripsi
STRATEGI PEMENANGAN IRWANDI YUSUF PADA PILKADA TAHUN 2017 DI ACEH BESAR (Saumi Rahmah, 2019)
EFEKTIVITAS PENGALOKASIAN DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP PEMBANGUNAN DI ACEH (STUDI KASUS MASA PEMERINTAHAN IRWANDI YUSUF-NOVA IRIANSYAH 2017-2022) (FARAH FADHILA, 2022)
ANALISIS KONSTRUKSI REALITAS MEDIA TENTANG BERITA KASUS KORUPSI GUBERNUR ACEH DI HARIAN SERAMBI INDONESIA (UCI SETIAWAN, 2019)
ANALISIS FRAMING BERITA PEMUKULAN IRWANDI YUSUF DI HARIAN SERAMBI INDONESIA DAN HARIAN RAKYAT ACEH (Putri Maulina, 2020)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PEMBERIAN JAMINAN KESEHATAN ACEH (JKA) DI BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DR. ZAINOEL ABIDIN PEMERINTAH ACEH TAHUN 2012 (Muhammad Rizki Ramadana, S. Ked, 2016)