Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA KECERNAAN IN VIVO PAKAN FERMENTASI KULIT KACANG TANAH PADA SAPI ACEH JANTAN
Pengarang
NUR IZZATI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1305104010051
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Pakan merupakan salah satu faktor terpenting dalam semua usaha peternakan. Produktivitas ternak 70% dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan 30% dipengruhi oleh faktor genetik. Ini berarti walaupun secara genetik ternak memiliki potensi yang bagus akan tetapi jika lingkungan tidak mendukung maka performansnya tidak akan maksimal. Dari faktor lingkungan ini pakan memberi pengaruh sebesar 60%, jadi tidaklah heran jika pakan menjadi hal yang paling diperhatikan dalam pemeliharaan ternak. Karena besarnya pengaruh pakan terhadap produksi maka biaya yang dikeluarkan untuk pengadaan pakanpun tidak bisa dianggap ringan, oleh karena itu jika usaha peternakan kita dapat menghemat biaya pakan akan memberi pengaruh yang sangat besar terhadap efesiensi usaha.
Salah satu limbah pertanian yang belum digunakan secara maksimal dan dapat dijadikan bahan pakan untuk ternak ruminasia adalah kulit kacang tanah. Terbatasnya pemanfaatan kulit kacang tanah sebagai bahan ransum Ruminansia dikarenakan kandungan protein kasar rendah dan serat kasar yang tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya perbaikan pakan melalui peningkatan kandungan nutrient, salah satunya adalah dengan proses fermentasi. Kulit kacang tanah yang difermentasi dengan menggunakan Enzimax dapat meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan kandungan serat kasar. Pemanfaatan kulit kacang tanah dalam ransum sapi Aceh diharapkan dapat menggantikan sebahagian hijauan dan mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah kacang tanah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kecernan in vivo Sapi Aceh Jantan yang diberi pakan kulit kacang tanah fermentasi. Penelitian ini dilakukan di Gampong Cot Teube Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireun Provinsi Aceh dan di Gampong Data Geseh Kecamatan Jantho Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Penelitian berlangsung selama 2 bulan mulai dari tanggal 10 Maret 2017 Sampai 10 May 2017.
Selama 8 minggu Sapi Aceh Jantan diberi ransum perlakuan dan hijauan.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan sampel terdiri dari 5 perlakuan, dan 4 kelompok. Setiap kelompok merupakan unit percobaan, masing-masing terdiri dari 5 ekor Sapi Aceh Jantan. Perlakuan yang diberikan adalah penggunaan kulit kacang tanah fermentasi yang diberikan dengan taraf yang berbeda. Ransum perlakuan tanpa penambahan kulit kacang tanah fermentasi (P0), Penambahan kulit kacang tanah fermentasi5% (P1), Penambahan kulit kacang tanah fermentasi 10% (P2), Penambahan kulit kacang tanah fermentasi 15% (P3), dan Penambahan kulit kacang tanah fermentasi 20% (P4).Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, konversi pakan dan kecernaan in vivo. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan Analysis of variance (ANOVA), jika terdapat perbedaan yang nyata maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (Steel dan Torrie, 1993).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kulit kacang tanah fermentasi tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap konsumsi ransum, Pertambahan bobot badan, konversi ransum, dan kecernaan in vivo bahan kering sapi Aceh jantan.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISA KECERNAAN IN VIVO PAKAN FERMENTASI KULIT KACANG TANAH PADA SAPI ACEH JANTAN (NUR IZZATI, 2018)
EVALUASI KUALITAS AMPAS SAGU FERMENTASI RNDENGAN LAMA PEMERAMAN YANG BERBEDA (zulkarnain, 2014)
ANALISIS INCOME OVER FEED COST PENGGEMUKAN SAPI ACEH JANTAN DENGAN LEVEL PEMBERIAN PAKAN KONSENTRAT KOMERSIAL ( BIG GENY ) DI BPTU-HPT INDRAPURI (Agus Safiatullah, 2019)
PENGARUH PEMBERIAN BUAH KEMIRI (ALEURITES MOLUCCANA) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK DAGING ITIK AFKIR (Teuku Suherman, 2015)
PENGARUH PEMBERIAN PERSENTASE BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK SIE BALU DAGING KERBAU (Ardiansyah, 2016)