<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37373">
 <titleInfo>
  <title>PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS PADI (ORYZA SATIVA .L) INTRODUKSI DAN GALUR POTENSIAL PADA MUSIM RENDENGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M ARIF FADILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Rendahnya produksi tanaman  padi  di Indonesia  khususnya di wilayah Aceh&#13;
disebabkan oleh penggunaan varietas yang bermutu rendah. Faktor lain yang mempengaruhi &#13;
pertumbuhan tanaman padi adalah curah hujan pada saat musim rendengan. Varietas padi &#13;
introduksi dan galur potensial saat ini masih dikembangkan untuk memperbaiki kualitas dan &#13;
kuantitas serta mempunyai daya adaptasi yang lebih baik terhadap lingkungan tumbuh. &#13;
Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukannya uji tanam agar dapat diperoleh data yang &#13;
akurat tentang produksi, kesesuain pertumbuhan, kestabilan hasil dan daya adaptasi varietas &#13;
introduksi dan galur potensial. Penelitian ini di laksanakan di  Samahani, Kecamatan Kuta &#13;
Malaka, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh yang berlangsung dari bulan Desember 2016 &#13;
sampai bulan Maret 2017.&#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola non faktorial &#13;
dengan  10  taraf perlakuan 3 ulangan jadi diperoleh 30 satuan percobaan. Setiap satuan &#13;
percobaan menggunakan  100 tanaman, dengan 10 tanaman sampel untuk setiap unit &#13;
percobaan. Sehingga total tanaman yang akan diamati yaitu  300  tanaman. Faktor yang di &#13;
teliti adalah Yin Zhan 1 (16T1), Chao Zhan (16T2), Zhang Zhan 1 (16T3), Miao Zhan &#13;
(16T4), S3 (16T5), S6 (16T6), C3 (16T7), Ciherang (16T8), 14E1002 (16T9) dan 14E1009 &#13;
(16T10). &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada parameter tinggi tanaman 2 minggu &#13;
setelah tanam (MST) galur 14E1002 lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya, &#13;
pada 3 MST sampai 6 MST perlakuan yang sama menunjukkan rata-rata tinggi tanaman &#13;
lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Selanjutnya, pada 7 MST varietas S6 berbeda &#13;
nyata dengan perlakuan lainnya namun berbeda tidak nyata dengan galur 14E1002. Pada &#13;
parameter jumlah anakan 4 MST varietas Ciherang cenderung memiliki jumlah anakan yang &#13;
lebih banyak dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya. Hal yang sama juga dijumpai &#13;
pada 5 dan 6 MST, namun pada 7 MST varietas Chao Zhan cenderung memiliki jumlah &#13;
anakan terbanyak dibandingkan perlakuan lainnya.</note>
 <subject authority="">
  <topic>RICE - FOOD CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INSECT - AGRICULTURAL PESTS</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37373</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-08 21:49:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-12-06 09:46:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>