AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR HIPERGLIKEMIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN STRAIN WISTAR HIPERGLIKEMIA


Pengarang

Cita Nopriani Ritonga - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1407101010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Diabetes Mellitus merupakan gangguan metabolik kronis pada sistem endokrin yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia). Salah satu tanaman tradisional yang diketahui dapat menurunkan kadar glukosa darah adalah jahe merah (Zingiber officinale var rubrum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis ekstrak etanol 80% jahe merah yang paling efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah. Penelitian ini menggunakan tikus jantan (Rattus norvegicus) strain wistar yang diinduksi aloksan untuk meningkatkan kadar glukosa darah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental menggunakan rancangan pretest posttest control group design dengan mengelompokkan hewan coba secara rancangan acak sederhana. Subjek penelitian adalah tikus yang berjumlah 30 ekor yang dibagi kedalam 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif (akarbose), ekstrak etanol jahe merah dosis 100 mg/200gBB, 200 mg/200gBB, dan 400 mg/200gBB. Subjek
penelitian diberi perlakuan selama 3 hari untuk induksi aloksan dan 7 hari untuk pemberian ekstrak, kemudian diperiksa kadar glukosa darahnya setelah pemberian aloksan dan setelah pemberian ekstrak. Hasil analisis statistik dengan uji Anova satu arah dan Post Hoc menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak etanol jahe merah (100 mg/200gBB, 200 mg/200gBB, dan 400 mg/200gBB, p-value

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK