<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37304">
 <titleInfo>
  <title>PENEGAKAN HUKUM PELAKSANAAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN MOBIL (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR SABANG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Luthfi Huniansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penegakan Hukum  Pelaksanaan  Penyidikan&#13;
Tindak Pidana Penyelundupan Mobil&#13;
(Suatu Penelitian di Wilayah Hukum  Kepolisian &#13;
Resor Sabang)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(iv,56),pp.,bibl.,&#13;
ABSTRAK&#13;
Lutfhi Huniansyah,&#13;
2018&#13;
Mukhlis, S.H., M.Hum&#13;
Pasal  102A huruf e Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006  Tentang &#13;
Kepabeanan  menyebutkan bahwa  setiap orang  mengangkut barang ekspor tanpa &#13;
dilindungi dengan dokumen yang sah sesuai dengan pemberitahuan pabean &#13;
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9A ayat (1) dipidana karena melakukan &#13;
penyelundupan di bidang ekspor dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan &#13;
pidana penjara paling lama 10 tahun dan pidana denda paling sedikit &#13;
Rp.50.000.000 dan paling banyak Rp.5.000.000.000,  meski telah diancam pidan&#13;
kenyatannya masih terdapat  adanya  kasus  penyelundupan mobil yang terjadi  dan &#13;
dalam penyidikan terdapat hambatan yang dialami oleh penyidik. &#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk  menjelaskan  pelaksanaan &#13;
penyidikan  tindak pidana penyelundupan mobil ,  hambatan yang dialami oleh &#13;
penyidik dalam menangani kasus tindak pidana penyelundupan mobil   dan  upaya &#13;
yang dilakukan oleh penyidik dalam menanggulangi tindak pidana penyelundupan &#13;
mobil.&#13;
Data diperoleh dari  penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian &#13;
kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku-buku teks, peraturan &#13;
perundang-undangan. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan cara &#13;
mewawancarai responden dan informan. &#13;
Hasil penelitian menjelaskan  bahwa  pelaksanaan penyidikan tindak &#13;
pidana  penyelundupan mobil dimulai dari proses  penyelidikan,  pengiriman  surat &#13;
perintah dilakukan penyidikan,  upaya paksa,  pemeriksaan,  gelar perkara, &#13;
penyelesaian berkas perkara,  penyerahan berkas perkara ke penuntut umum, &#13;
penyerahan tersangka dan barang bukti,  penghentian penyidikan.  Hambatan yang &#13;
dialami oleh penyidik dalam menangani kasus tindak pidana penyelundupan mobil&#13;
karena adanya oknum yang membekingi para pelaku tindak pidana penyelundupan &#13;
serta kemudian kesadaran hukum masyarakat masih lemah  dan krisis  ekonomi &#13;
sebagian masyarakat tidak mempedulikan barang “gelap”   yang dibeli, yang &#13;
penting membeli dengan harga murah. Upaya yang dilakukan oleh penyidik dalam &#13;
menanggulangi tindak pidana penyelundupan mobil  memberikan penyuluhan &#13;
hukum tentang kepabeanan, melakukan razia rutin, melakukan penindakan tugas &#13;
serta melakukan dengan teliti kelengkapan dokumen-dokumen barang yang akan &#13;
dikirim guna meminimalisir terjadinya penyelundupan.&#13;
Disarankan  kepada semua pihak  baik dari  Bea dan cukai,  Kepolisian, &#13;
TNI atau instansi terkait  untuk lebih sering melakukan razia di dalam kawasan &#13;
pabean dan segera melaksanakan  hukuman  kepada  para  pelaku tindak pidana &#13;
penyelundupan secara tegas  dalam proses penindakan dan dihukum sesuai &#13;
Undang-undang yang berlaku serta  lebih sering  mensosialisasikan peraturan &#13;
Kepabeanan kepada masyarakat.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37304</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-08 14:42:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-08 15:03:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>