UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM EKSTRAK RABAL TERHADAP VIBRIO PARAHAEMOLYTICUS YANG DIISOLASI DARI UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM EKSTRAK RABAL TERHADAP VIBRIO PARAHAEMOLYTICUS YANG DIISOLASI DARI UDANG WINDU (PENAEUS MONODON)


Pengarang

SIMON FRESLY PURBA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1302101010221

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji konsentrasi hambat minimum
(KHM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) ekstrak RABAL terhadap Vibrio
parahaemolyticus yang diisolasi dari udang windu (Penaeus monodon). Uji KHM
menggunakan metode makro dilusi tabung. Kelompok perlakuan yaitu ekstrak
RABAL yang diencerkan secara serial menggunakan akuades dalam konsentrasi
500 µl/ml, 250 µl/ml, 125 µl/ml, 62 µl/ml, 31,2 µl/ml, 15,6 µl/ml, 7,8 µl/ml, 3,9
µl/ml, 1,9 µl/ml, 0,98 µl/ml, dan 0,49 µl/ml. Kelompok kontrol yaitu antibiotik
tetrasiklin 30µg yang dilarutkan dalam 0,5 akuades sebagai kelompok kontrol
positif dan 0,5 ml aquades sebagai kontrol negatif. Hasil KHM ekstrak RABAL
terhadap Vibrio parahaemolyticus adalah 250 µl/ml. Suspensi yang telah
dievaluasi KHM beserta suspensi kontrolnya diambil sedikit dengan
menggunakan cotton buds steril kemudian digores pada Thiosulphate-Citrate-Bile
Salts-Sucrose Agar (TCBSA). Konsentrasi yang tidak menunjukkan pertumbuhan
bakteri pada media bekas goresan bakteri uji dinyatakan sebagai KBM, yang
mampu membunuh bakteri uji. Hasil menunjukkan bahwa KBM ekstrak RABAL
terhadap Vibrio parahaemolyticus adalah 500 µl/ml. Berdasarkan hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa ekstrak RABAL konsentrasi hambat minimum 250
µl/ml dan konsentrasi bunuh minimum 500 µl/ml efektif terhadap Vibrio
parahaemolyticus yang diisolasi dari udang windu (Penaeus monodon).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK