<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37169">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PEMBERIAN SUSU SAPI DENGAN KEJADIAN KONSTIPASI FUNGSIONAL PADA BAYI USIA 1-6 BULAN DI PUSKEMAS KOPELMA DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ferina Mega Silvia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konstipasi adalah  keadaan dimana  tidak dapat melakukan pengeluaran tinja secara sempurna ditandai dengan perubahan konsistensi feses menjadi keras, ukuran besar, penurunan frekuensi atau kesulitan defekasi. Pemberian Susu sapi dapat menyebabkan tinja anak menjadi keras dan nyeri saat buang air besar (BAB) dimana konstipasi yang berlangsung secara terus-menerus akan menimbulkan fisura ani, perut terasa penuh dan terdesak, kembung, berbunyi, mual-mual, lidah kering, dan nafsu makan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian susu sapi terhadap kejadian konstipasi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Responden peneltian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 1-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kopelma Darussalam dengan dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling menggunakan metode accidental sampling dengan  jumlah 40 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi, kemudian dilakukan wawancara untuk mengisi kuesioner penelitian. Data didapatkan melalui analisa uji Chi-Squared dengan uji alternatif  uji Fisher. Hasil penelitian dari 40 bayi didapatkan bayi yang diberikan susu sapi yaitu 24 bayi (60%) dari sampel penelitian, 8 bayi (20%)  mengalami konstipasi dimana mayoritas merupakan perempuan yaitu 6 bayi (33,3%) dengan usia terbanyak yang mengalami konstipasi adalah usia 2-4 bulan yaitu 3 bayi (15,7%). Analisis hubungan pemberian susu sapi dengan kejadian konstipasi fungsional pada bayi 1-6 bulan diperoleh p=0,011 (p&gt;0,05).Dari  hasil  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa  tidak terdapat hubungan  pemberian susu sapi dengan kejadian konstipasi fungsional pada bayi 1-6 bulan di puskesmas kopelma Darussalam.&#13;
Kata Kunci : Susu sapi,konstipasi fungsional, bayi</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37169</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-06 18:50:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-08 09:16:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>