KAJIAN TINGKAT KEMAMPUAN PENYERAPAN PANAS MATAHARI OLEH TANAMAN TAMAN RUMAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN TINGKAT KEMAMPUAN PENYERAPAN PANAS MATAHARI OLEH TANAMAN TAMAN RUMAH


Pengarang

ERLITA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200130009

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.47

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak : Untuk mengurangi ketidaknyamanan thermal lokal di Banda Aceh dan sekitarnya dilakukan dengan memperbanyak pepohonan, sehingga akan tercipta kenyamanan thermal di lingkungan sekitarnya. Fungsi tanaman sebagai penguraikan karbondioksida menjadi Oksigen serta menyerap panas matahari yang digunakan pada proses fotosintesis. Untuk memilih tanaman yang akan ditanam di taman rumah supaya dapat mengurangi panas, diperlukan pengetahuan tentang kemampuan tanaman dalam menyerap panas matahari. Karena itulah perlu kajian untuk mengetahui jenis tanaman yang paling banyak menyerap panas akibat radiasi matahari bunga yang dikaji adalah bunga yang biasa ditanam oleh masyarakat disekitar rumahnya seperti Michelia Champaka, Saraca Asoka, Oliander, Adenium, Codiaeum Variegatum, Jas Minum Sambac, Pisonia Alba, Variegata, Apium Graveolens, Elephantopus Scaber, Randia, Cordylin.Sp, Hibiscus Rosasinensis, Agave, Lili, Amarilis, Sesamum Indicum. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah dapat memberikan informasi bagi masyarakat khususnya di Banda Aceh tentang kemampuan masing-masing tanaman bunga dalam menyerap panas untuk kenyamanan thermal di lingkungan perumahan, dan bunga mana yang layak dan bagus untuk menjadikan suasana rumah sejuk dan nyaman. Tanaman bunga yang paling banyak menyerap energi panas matahari adalah Hibiscus Rosasinensis(kembang sepatu) 6,2 Joule , sedang Elephantopus Scaber.L (tapak leman ) 4,1 Joule dan terendah penyerapan panasnya adalahOliander (sakura) 0,9 Joule

Kata kunci: Energi matahari, kenyamanan thermal, fotosintesis, penyerapan panas dan temperatur.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK