<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="37035">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BAHAN TAMBAH SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR MORTAR DENGAN FAS 0.5</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAILLY LUCYANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
Kebutuhan masyarakat terhadap fasilias infrastruktur yang semakin maju&#13;
membuat permintaan  beton dengan mutu tinggi menjadi semakin meningkat.&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh variasi persentase&#13;
superplasticizer sebesar 0%, 1% dan 2% Viscocrete-10 terhadap kuat tekan dan&#13;
kuat lentur mortar dengan FAS 0,50. Penelitian ini menggunakan metode&#13;
American Concrete Institute (ACI). Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan&#13;
terhadapa benda uji kubus dengan ukuran 5 cm x 5 cm dan pengujian kuat lentur&#13;
balok dengan ukuran 10 cm x 40 cm di Laboratorium Konstruksi dan Bahan&#13;
Bangunan  Universitas Syah Kuala dengan 72 benda uji. Pengujian dilakukan&#13;
pada umur mortar 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Dari hasil yang diperoleh, untuk&#13;
pengujian kuat tekan hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa mortar dengan&#13;
variasi 1% adalah yang tertinggi di bandingkan 0% dan 2% dengan hasil kuat&#13;
tekan sebesar 321,64 kg/cm&#13;
2&#13;
atau sebesar 31,52 MPa pada umur 7 hari, 345,52&#13;
kg/cm&#13;
2&#13;
atau sebesar 33,86 MPa pada umur 14 hari dan 379,67 kg/cm&#13;
atau&#13;
sebesar 37,20 MPa pada umur 28 hari. Untuk kuat lentur menunjukkan bahwa&#13;
mortar dengan variasi superplasticizer sebesar 1% adalah yang tertinggi juga,&#13;
dengan hasil kuat lentur sebesar 42,03 kg/cm&#13;
2&#13;
atau sebesar 4,11 MPa pada umur 7&#13;
hari, 44,40 kg/cm&#13;
2&#13;
atau sebesar 4,35 MPa pada umur 14 hari dan 46,97 kg/cm&#13;
atau sebesar 4,60 MPa pada umur 28 hari. Dalam penggunaan bahan tambah&#13;
superplasticizer, 1% adalah yang paling baik digunakan menjadi campuran untuk&#13;
mortar baik untuk kuat tekan maupun untuk kuat lentur pada pekerjaan kontruksi.&#13;
Perbandigan kuat tekan terhadap umur mortar nilai yang didapat lebih tinggi dari&#13;
nilai yang ditetapkan oleh Peraturan Beton Betulang Indonesia (PBI) 1971.&#13;
Kata Kunci: Kuat Tekan, Kuat Lentur, Bahan Tambah, FAS 0,50&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>37035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-04 18:23:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-05 09:03:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>