Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBELAJARAN BANGUN RUANG MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SQUARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII SMPN 4 BANDA ACEH
Pengarang
Dewi Marlina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906103020023
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.36
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kata kunci: Pembelajaran Model Kooperatif Tipe TPS, Kemampuan Pemecahan Masalah, Volume Kubus dan Volume Balok, Gain Ternormalisasi
Salah satu tujuan pembelajaran matematika dalam KTSP adalah siswa diharapkan memiliki kemampuan memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-square (TPS). Model pembelajaran TPS memberi pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian yang berkaitan dengan penerapan model pembelajaran TPS pada materi volume kubus dan balok di kelas VIII SMPN 4 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui model pembelajaran TPS lebih baik dari pada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan eksperimen yaitu true experimental design dan bentuk tes yaitu randomized control group pretest-posttest. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik acak (random) sehingga terpilih kelas eksperimen (VIII2) dan kelas kontrol (VIII3). Hasil pengujian data kuantitatif menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga dapat dianalisis dengan statistik non parametrik uji yaitu Mann Whitney dengan taraf signifikan ? = 0,05. Berdasarkan hasil analisis data terhadap skor N-Gain kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh nilai zhitung = 2.50 dan nilai ztabel = 1.64, hal ini berarti H0 ditolak dan akibatnya H1 diterima. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mendapat pembelajaran dengan model TPS lebih baik dari pada siswa yang mendapat pembelajaran konvensional pada materi volume kubus dan volume balok. Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol dapat dilihat dari rata-rata skor N-Gain masing-masing kelompok, kelas eksperimen menghasilkan nilai rata-rata 0.61, sedangkan kelas eksperimen mencapai nilai rata-rata 0.37.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) (Husna, 2025)
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMPN 18 BANDA ACEH MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (Rosalina, 2015)
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD BERBANTUAN COMIC KELAS VIII SMP NEGERI 13 BANDA ACEH (Liuza, 2025)
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BANGUN RUANG SISI DATAR MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS KELAS VIII (Yarmasi, 2024)
HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE
PADA MATERI BANGUN RUANG DI KELAS IV
SD NEGERI 18 BANDA ACEH (nur maulidawati, 2013)