<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="36928">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERUBAHAN PASAL-PASAL DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2006 TENTANG PEMERINTAHAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T M HARIS IKHRAJI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
T.M.  HARIS IKHRAJI,  TINJAUAN YURIDIS TERHADAP  PERUBAHAN &#13;
PASAL-PASAL DARI  UNDANG-UNDANG &#13;
NOMOR   11   TAHUN   2006      TENTANG&#13;
2017   PEMERINTAHAN ACEH&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(viii,93), pp., bibl.&#13;
(Prof. Dr. Eddy Purnama, S.H. M.Hum)&#13;
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) &#13;
merupakan  Undang-Undang  pelaksanaan otonomi khusus di Aceh. Namun dalam &#13;
perkembangannya beberapa ketentuan di dalam UUPA tersebut mulai mengalami &#13;
gangguan dan kehilangan kekuatan mengikatnya, terlihat dari satu persatu pasal -pasal &#13;
di  dalam UUPA tersebut dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi,  yakni terhadap &#13;
Pasal 256, Pasal 67 ayat (2) huruf g, Pasal 74, Pasal 110 dan Pasal 111, serta Pasal 57 &#13;
dan Pasal  60,  baik oleh Putusan MK maupun dicabut melalui peraturan perundang-&#13;
undangan lain oleh DPR.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui dan menjelaskan  kesesuaian&#13;
ketentuan-ketentuan  di dalam  UUPA  dengan kondisi perkembangan ketatanegaraan &#13;
sekarang, serta untuk  mengetahui dan menjelaskan  konsekuensi yuridis yang akan &#13;
ditimbulkan jika dilakukan perubahan melalui amandemen terhadap UUPA tersebut.&#13;
Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, yang mengandalkan pada data &#13;
sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan &#13;
hukum tersier, terhadap semua data-data tersebut kemudian dikumpulkan dan &#13;
dianalisis secara kualitatif.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa  seiring  perkembangan  waktu, &#13;
ketentuan di dalam  UUPA  semakin terlihat tidak sesuai lagi dengan perkembangan &#13;
ketatanegaraan sekarang, terlihat dari beberapa kali perubahan berupa pencabutan  dan &#13;
pengabaian  terhadap pasal-pasal di dalam UUPA,  yaitu terhadap Pasal 256, Pasal 67 &#13;
ayat (2) huruf g, Pasal 74,  Pasal 110 dan 111, serta Pasal 57 dan 60,  maka untuk &#13;
memperkuat posisi UUPA tersebut  dapat dilakukan dengan  mengamandemennya, &#13;
konsekuensi hukumnya yaitu UUPA yang  ada  sekarang  dicabut dan tidak berlaku &#13;
lagi,  lalu  digantikan dengan UUPA yang baru yang lebih menyesuaikan dengan &#13;
perkembangan ketatanegaraan sekarang.&#13;
Disarankan kepada  eksekutif dan legislatif  di Aceh untuk bersama-sama &#13;
memikirkan cara untuk memperkuat posisi  UUPA tersebut agar  ke depannya  tidak &#13;
terjadi  lagi pencabutan pasal-pasal di dalam UUPA, salah satu cara yang bisa &#13;
dilakukan yaitu dengan mengamandemen UUPA tersebut,  dimaksudkan  agar ke &#13;
depannya tidak ada lagi ketentuan-ketentuan di dalam UUPA yang  kehilangan &#13;
kekuatan  mengikatnya. Serta  Pemerintah Aceh diharapkan untuk membuat hukum &#13;
prosedural  terlebih dahulu mengenai mekanisme konsultasi dalam melakukan &#13;
perubahan terhadap UUPA, agar  mempermudah  dalam  proses amandemen UUPA &#13;
dan menghindari terjadi kesalahpahaman antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah &#13;
Pusat jika dilakukan amandemen terhadap UUPA di kemudian hari.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>36928</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-03 17:07:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-04 14:28:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>