EVALUASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE BINA MARGA ( STUDI KASUS RUAS JALAN KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE BINA MARGA ( STUDI KASUS RUAS JALAN KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

RONI SETIAWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304001010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Perkembangan pembangunan dan ekonomi dalam suatu daerah tidak lepas dari peranan jalan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahahuinya jenis kerusakan perkerasan Jalan Kecamatan
Montasik – Kabupaten Aceh Besar berdasarkan metode Bina Marga (BM) serta mengetahui
kondisi jalan apakah masih dalam keadaan baik atau buruk. Lokasi pengamatan yang dilakukan
adalah dari Simpang Bak Cirih sampai Bundaran Mata Ie Kecamatan Montasik dengan panjang
ruas jalan 1,6 km menggunakan metode Bina Marga dengan membagi jalan menjadi beberapa
STA yaitu tiap 100 m. Kemudian tiap STA jalan dilakukan pengamatan secara visual, yaitu
pengukuran untuk mengidentifikasi jenis dan jumlah kerusakan dan dilakukan pengamatan
volume lalu-lintas. Dalam metode Bina Marga, kerusakan ditentukan dari 2 faktor utama yaitu:
tipe kerusakan dan jumlah kerusakan. Pada ruas Jalan Kecamatan Montasik kerusakan yang
didapat adalah retak memanjang luasnya 471,33 m², tambalan luasnya 224,17 m², lubang luasnya
108,67 m², amblas dengan luasan 105,44 m², pelepasan butir dengan luasan 48 m², dan retak
kulit buaya dengan luasan 30 m². Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Jenis
pemeliharaan pada keempat segmen adalah pemeliharaan rutin dengan nilai UP sebesar 9,10 dan
11. Sehingga alternatif jenis pemeliharaan yang sesuai adalah program tambalan (patching) dan
dilapisi ulang. Tindakan perbaikan dengan memberikan lapisan tambahan pada perkerasan jalan
yang berfungsi untuk menerima beban lalu-lintas dan menyebarkannya ke lapisan di bawahnya,
kemudian diteruskan ke tanah dasar. Untuk mempertahankan kinerja perkerasan jalan,
diperlukan tindakan perbaikan kerusakan berupa pemeliharaan rutin setiap tahun.
Kata Kunci : Lalu-lintas, Kerusakan jalan, Metode Bina Marga, Urutan Prioritas, Penangan jalan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK