<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="36855">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN SUMURAN (SUMP) PADA QUARRY I (LIMESTONE) PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfa Citra Miadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sistem penambangan Quarry seperti pada PT. Lafarge Cement Indonesia merupakan salah satu dari beberapa sistem tambang terbuka. Sistem penambangan secara terbuka sangat dipengaruhi oleh cuaca, salah satunya ketika terjadinya hujan. Penambangan yang menerapkan sistem tambang terbuka harus memiliki perencanaan penyaliran tambang yang baik untuk mencegah atau mengeluarkan air yang masuk ke area penambangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dimensi sump agar air yang masuk ke area penambangan dapat tertampung dan tidak mengganggu aktivitas penambangan. Penelitian ini juga melakukan pengujian derajat keasaman untuk menguji kualitas air yang dialirkan ke laut melalui paritan. Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data curah hujan, hari hujan, laju evaporasi, luas catchment area, dan pengukuran debit air tanah. Berdasarkan hasil pengolahan data, debit air total yang tertampung yaitu sebesar 6963,21 m3/jam. Berdasarkan debit air total tersebut, dirancang sump berbentuk prisma trapesium dengan dimensi panjang: 31 meter, lebar: 25 meter, tinggi: 7 meter, alas (e): 4,04 meter, sisi miring (b): 8,08 meter, dan sudut: 60?. Pengujian derajat keasaman air yang akan dikeluarkan dari sump menuju ke laut dilakukan pada tiga titik yang berbeda. Hasil pengujian derajat keasaman pada tiga titik tersebut adalah sebesar 6,5, 6,2 dan 6,9. Hasil uji derajat keasaman ini dikategorikan baik karena sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017 kategori pemandian umum.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>36855</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-01-02 22:32:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-03 10:16:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>